Duda 2 Anak Tewas di Rumah Sendiri

Share this:
Korban saat akan dibawa ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Rantauprapat.

RANTAUPRAPAT- Sesosok mayat pria setengah telanjang ditemukan warga membusuk di rumahnya di Gang Belakang, Lingkungan Bakti Lama, Kecamatan Rantau Utara, Kabupaten Labuhanbatu, Minggu (26/5) sore sekitar pukul 15.00 WIB.

Setelah diketahui, jasad tersebut bernama Dakner Siregar (62). Dia ditemukan dengan kondisi terlentang di samping sepedamotor Honda Spacy BK 3436 di lantai dapur rumahnya.
“Kondisinya telentang di lantai dapur,” kata Kepala Lingkungan Bakti Lama Hutur Zulfan Lubis kepada sejumlah wartawan.

Menurut dia, duda dua anak itu telah lama hidup sendiri sejak ditinggal almarhumah istrinya. Sementara, putranya merantau ke Jakarta dan putrinya tinggal di daerah Cikampak, Kecamatan Torgamba, Labuhanbatu Selatan (Labusel).
“Korban terkesan tertutup. Dia lebih banyak menghabiskan kehidupan sendiri di dalam rumah. Jarang keluar rumah. Hanya untuk keperluan tertentu baru keluar,” ujar Hutur.

Bahkan, kata Hutur, almarhum sering menguasakan orang lain untuk mengambil gaji pensiunan istrinya. Kondisi mayat saat ditemukan warga, tanpa celana, hanya mengenakan kemeja lengan panjang kotak-kotak. Selain itu, saat ditemukan, televisi di dalam rumah tersebut dalam kondisi menyala.

“Kemungkinan korban sudah meninggal sejak tiga hari terakhir. Diketahui dari kondisi jasad yang telah membengkak,” pungkasnya.

Sementara itu, warga setempat mengaku beberapa hari terakhir memang mencium aroma tak sedap di lingkungan itu. Namun, setelah aroma busuk kian menguat, dan diketahui bersumber dari rumah korban, untuk mengetahui pasti akhirnya warga bersama-sama mendobrak pintu rumah korban.
“Dari beberapa hari terakhir memang ada bau. Tapi dikira cuma aroma busuk kulit udang. Tapi karena makin parah, akhirnya warga sepakat mendobrak pintu rumah dan didapati pemiliknya sudah tewas,” ujar Noris, warga setempat.
Penemuan mayat itu sontak membuat geger warga setempat. Selanjutnya, jasad korban dibawa ke instalasi kamar jenazah RSUD Rantauprapat untuk menjalani visum et repertum (VeR).
Pantauan wartawan, di rumah duka terlihat sepi. Menurut salahseorang warga, jenazah Dakner dibawa ke rumah keluarga untuk dikebumikan.

“Jenazahnya dibawa ke rumah keluarganya di daerah Sei Tawar, Kecamatan Rantau Utara, Kabupaten Labuhanbatu. Mungkin menunggu anaknya yang saat ini masih berada di Medan dari Jakarta,” sebutnya.
Terpisah, Kapolres Labuhanbatu AKBP Frido Situmorang SIK saat dikonfirmasi terkait penemuan mayat tersebut mengatakan, penyebab kematian korban diduga karena mengidap penyakit.
“Dari olah TKP tidak ditemukan tanda-tanda kejahatan. Seperti barang yang hilang dan jendela rusak. Di tubuh korban juga tidak ada tanda-tanda kekerasan. Jadi kuat dugaan korban tewas karena penyakit yang dideritanya,” ujar Kapolres melalui telepon selulernya. (Bud)

Share this: