Menu

6 ASN Dinkes Labusel yang Kena OTT Dilepas

Bangun Hasibuan/ Metro Asahan
Kantor Dinkes Labusel, lokasi terjaringnya Operasi Tangkap Tangan (OTT) terhadap 6 ASN Labusel.

MetroAsahan.com, Labusel – PASCA terjaring Operasi Tangkap Tangan (OTT), Senin (9/7) lalu, keenam ASN Pemkab Labusel dilepas, kemarin (10/7). Keenamnya dilepas usai menjalani pemeriksaan di Polres Labuhanbatu.

“Mereka sudah kita pulangkan setelah dilakukan pemeriksaan di Polres Labuhanbatu kemarin,” ujar Kabid Humas Poldasu Kombes Pol Tatan Dirsan Atmaja kepada Metro Asahan, Rabu (11/7).

Keenam ASN yang dilepas itu di antaranya Kepala Puskesmas berinisial S, Kepala Puskesmas Tanjung Medan berinisial IS, Kepala Puskesmas Mampang berinisial ZA, Kepala Puskesmas Aek Goti berinisial NAM, Kepala Puskesmas Langgapayung berinisial YH dan Kepala Puskesmas Ulumahuam berinisial EE.

“Status mereka adalah saksi korban atas dugaan Pungli dana BOK Kemenkes,” jelasnya.

Sedangkan otak pelakunya diduga adalah oknum Bendahara Dinkes Labusel. “Sampai saat ini Tim Saber Pungli Polres Labuhan Batu masih mengejar otak pelaku pemotongan dana Bantuan Operasional Kesehatan (BOK) yakni Bendahara Dinas Kesehatan Labuhan Batu Selatan berinisial S,” ujarnya.

Bendahara Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Labuhanbatu Selatan (Labusel) berinisial S (34), ternyata berhasil lolos dari Operasi Tangkap Tangan (OTT) yang dilakukan Tim Saber Pungli Polres Labuhanbatu, Senin (9/7) lalu.

S yang disebut tinggal di Desa Asam Jawa, Kecamatan Cikampak, Labusel itu diduga otak pelaku pemotongan dana Bantuan Operasional Kesehatan (BOK) dan berhasil kabur lewat jendela di ruang kerjanya.

Loading...