Dor!! Pelaku Pencurian Ditembak, Satu Buron

Bagikan:
Tersangka AAN dan barang bukti hasil curian saat diamankan di Polsek Kotapinang.

MetroAsahan.com, LABUSEL – AAN alias Aris (38), tersangka pelaku pencurian di Kantor Dinas Perpustakaan dan Arsip Kabupaten Labusel akhirnya dibekuk petugas Polsek Kotapinang. Warga Lingkungan Kampung Makmur Kelurahan Kotapinang ini terpaksa dihadiahi timah panas di kakinya karena mencoba kabur.

“Satu tersangka dan barang bukti sudah kita amankan. Seorang pelaku lainnya masih kita kejar,” kata Kapolres Labuhanbatu AKBP Frido Situmorang SH SIK melalui Kabag Ops Kompol J Panjaitan SH, Kamis (11/10).

Pelaku AAN merupakan otak kejahatan terkait pembongkaran Kantor Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Pemkab Labusel, yang terjadi pada Senin (1/10) lalu sekira pukul 09.00 WIB pekan lalu. Sementara, seorang pelaku lainnya sedang dalam kejaran petugas.

Pelaku diamankan di Simpang III Bukit Kotapinang, Kelurahan Kotapinang, Kecamatan Kotapinang, Kabupaten Labusel. Ketika dalam proses pelacakan barang bukti, tersangka mencoba kabur hingga akhirnya dihadiahi sebutir peluru tajam yang tepat mengenai kaki sebelah kanannya.

“Dia (tersangka-red) mencoba lari. Sudah dilakukan tembakan peringatan ke udara, tapi tidak diindahkan. Akhirnya terpaksa dilumpuhkan dengan memberikan tindakan tegas terukur,” sebut Kompol Panjaitan.

Informasi lain, setelah berhasil membekuk tersangka, tim khusus 3-C Polsekta Kota Pinang kembali melakukan pengembangan dengan menyatroni kediaman ‘AD’ yang merupakan tersangka lain, di Lingkungan Kampung Makmur Kelurahan Kotapinang.

Sementara, raibnya sejumlah barang elektronik di kantor dinas tersebut, sesuai hasil laporan dengan LP :177/X/2018/SPKT/SU/LBS/Sekta Kotapinang, tertanggal 03 Oktober 2018, dengan pelapor/korban atas nama Afrini Yanti Ritonga. Adapun barang bukti yang hilang berupa 1 unit Laptop Merk Asus, 2 unit Laptop merk Toshiba, dan 1 unit Laptop merk Lenovo.

“Kerugian dalam pencurian dengan pemberatan tersebut ditaksir sekitar Rp58.270.000. Saat ini kasusnya dalam tahap penyidikan,” ujar Kabag Ops. (bh/ma) 

Bagikan: