Menu

BPK Turun ke Labura, Ada Apa?

Syawal Tanjung
BPK RI, perwakilan Sumut sedang berada di Labura. Kedatangan tim disambut Wakil Bupati Drs Dwi Prantara.

MetroAsahan.com, LABURA – Sebanyak empat orang Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI turun ke Labura. Kedatangan BPK ke daerah ini adalah dalam menjalan tugas dan fungsi mereka termasuk melaksanakan pemeriksaan keuangan dan menata kelola administrasi.

Wakil Bupati Labura Drs Dwi Prantara MM bersama pimpinan SKPD menyambut kedatangan Tim BPK Perwakilan Sumatera Utara di Gedung Serbaguna Pemkab Labura, Selasa (16/1).

Wakil Bupati mengucapkan selamat datang kepada tim. Dia juga menyampaikan prestasi bahwa Labura sudah meraih predikat tiga kali berturut-turut yakni menerima penghargaan WTP dari BPK RI Sumut.

Semoga dengan pemeriksaan kali ini, Pemkab lebih cermat menata kelola administrasi sesuai dengan UU yang ada, serta sebagai modal dasar pemkab bisa mempertahankan penghargaan tersebut.

“Mari sama-sama bekerja, agar pemeriksaan ini berjalan lancar, tepat waktu dan tepat sasarannya,” kata Dwi Prantara.

Wabup juga memerintahkan kepada jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemkab Labura untuk proaktif dan tidak meninggalkan Labura tanpa ijin selama 40 hari ke depan. Kecuali ada hal yang mendesak. Semuanya harus siap di audit oleh BPK kapan saja.

“Siapkan berkas yang akan di audit agar mempermudahkan Tim untuk mengauditnya. Karena ini merupakan tugas pokok kita dalam  pengawasan,” pesannya.

Sedangkan Ketua Tim BPK RI Perwakilan Sumut, Barokah menjelaskan bahwa timnya berjumlah empat orang yang diperintahkan Ketua BPK RI Sumut sesuai surat tugas nomor 38/STP/XVII.MDN/I/2018 untuk melaksanakan pemeriksaan atas pertanggungjawaban penerimaan dan pengeluaran dana desa bantuan keuangan partai politik DPD/DPC Kabupaten Labuhanbatu Utara.

“Kami hanya meminta kesediaan waktu, kesiapan, dan keberadaan kepala OPD Labura untuk dapat dilaksanakan pemeriksaan agar siap tepat waktu,” ujar Barokah.

Acara yang dihadiri Sekdakab Labura Drs Ahmad Fuad, Asisten Bupati, Staf Ahli Bupati, jajaran OPD, Camat se Labura, PPK, Bendahara dan Pengurus barang di Pemkab Labura diakhiri dengan sesi tanya jawab, dan diskusi tentang pengelolaan anggaran dana desa serta aset Pemkab Labura. (st)

Loading...