Menu

Di Labura, Harga Kebutuhan Pokok Masih Normal

Syawal Tanjung /Metro Asahan 
Kadis Perdagangan Koperasi dan UKM Labura Syahrul Adnan Hasibuan saat memantau harga pasar menjelang Ramadan bersama Kanit Intel Polsek Kualuh Hulu.

MetroAsahan.com, LABURA – Menjelang Ramadan, harga kebutuhan pokok di wilayah Labuhanbatu Utara (Labura) hingga Rabu (16/5) masih relatif normal. Menurut Dinas Perdagangan Koperasi UKM setempay, dari 36 item kebutuhan pokok, ada empat jenis yang mengalami kenaikan harga.

Hal itu dibenarkan Kadisdagkop UKM Labura Syahrul Adnan Hasibuan SE usai memonitoring dan inspeksi mendadak di Pasar Tradisional Aekkanopan, Selasa (15/5). “Harga kebutuhan pokok secara keseluruhan relatif normal,” ujar Syahrul Adnan Hasibuan.

Kebutuhan pokok yang mengalami kenaikan harga yakni ayam boiler dari Rp29 ribu per kg menjadi Rp31 ribu per kg. Ayam kampung Rp50 ribu per kg menjadi Rp55 ribu per kg. Cabai merah Rp30 ribu menjadi Rp33 ribu per kg. Tomat Rp6 ribu menjadi Rp8 ribu per kg.

Kebutuhan pokok yang dimonitor harganya meliputi beras, gula pasir, minyak goreng kemasan/curah, tepung terigu, telur ayam kampung/boiler, cabai merah, cabe rawit hijau, bawang merah lokal, bawang putih, susu kental manis, garam dan jenis kacang.

Selain itu, mie instan, ikan teri, ikan kembung, ketela pohon, tahu kering, tempe, tahu basah, kelapa, santan kelapa dan jagung pupil.

Harga komoditas termahal yang termonitor hari itu adalah daging sapi murni Rp130 ribu per kilogram.

“Sementara kebutuhan pokok yang mengalami penurunan harga yakni ikan teri peto dari harga Rp68 ribu menjadi Rp60 ribu per kg. Jagung pipil kering dari Rp6 ribu menjadi Rp5 ribu per kg,” ujarnya. (st/ma) 

Loading...