Punya Senpi, Petani Pasrah Dibekuk TNI

Bagikan:
ES, terduga pemilik senjata api tanpa izin diapit prajurit TNI AD di Kompi 126 KC Damuli. (Syawal/ Metro Asahan)

MetroAsahan.com, LABURA – Seorang pria berinisial ES (41) dibekuk TNI Kompi B 126/KC Damuli karena diduga memiliki senjata api (senpi) rakitan jenis mouser, Sabtu (15/12).

Warga Bangun Rejo, Kecamatan Na IX-X, Kabupaten Labura ini tidak berkutik saat diamankan.

“Kita dapat informasi dari warga. Katanya ada seorang petani memiliki senpi rakitan. Takut terjadi hal-hal yang tidak diinginkan, kita langsung turun ke lokasi,” kata Danki B126/KC (Kala Cakti) Damuli Kapten Inf Johanes Sembiring melalui Danru Kompi B126/KC Damuli Sertu Panji SP di Asrama Militer Kipan B Yonif 126/KC Damuli Labura.

Awalnya, warga pernah melihat ES menggunakan senpi rakitan itu dengan menggunakan amunisi Kaliber 5,56 Pindad untuk berburu.

“Dia diamankan tanpa perlawanan dengan barang bukti satu pucuk senpi rakitan dengan panjang 120 cm dan amunisi 1 butir yang tersimpan di dalamnya, 1 pisau sangkur jenis SS1,” jelasnya.

ES sendiri membenarkan kalau senpi itu adalah miliknya. Selama ini amunisi didapatnya dari salah seorang mantan Danramil yang merupakan pensiunan TNI.

Tersangka dan barang bukti langsung diamankan di Kipan B Yonif 126/KC Damuli untuk dilakukan pengembangan selanjutnya. (st/ma)

Bagikan: