Disdukcapil Labura Terbitkan 475 KIA

Bagikan:
Petugas Disdukcapil saat menyerahkan Kartu Indentitas Anak (KIA) kepada pelajar di wilayah Labura. (Sawal Tanjung/Metro Asahan)

MetroAsahan, Labura – Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Labuhanbatu Utara (Labura) pada 19 Desember 2018 lalu secara resmi melaunching penerbitan Kartu Indentitas Anak (KIA) untuk anak-anak sekolah tingkat SD dan SMP di daerah itu.

Penyerahan KIA dilaksanakan secara simbolis di tiga sekolah yakni SMP Sultan Hasanuddin Aek Kanopan, SD Negeri 116462 Siranggong serta SMP Negeri 2 Kualuh Selatan, dan untuk sekolah-sekolah lainnya akan segera menyusul.

Kadis Dukcapil Adi Winarto melalui Kabid Pelayanan Pendaftaran Penduduk Irsan Munthe SH kepada wartawan memaparkan, sampai saat ini Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Labura telah mencetak sebanyak 475 keping KIA untuk anak-anak di Labura.

Tujuan penerbitan KIA ini berdasarkan Pasal 2 Peraturan Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia No.2 Tahun 2016 tentang Kartu Identitas Anak (KIA) untuk meningkatkan pendataan, perlindungan dan pelayanan publik sebagai upaya memberi perlindungan dan pemenuhan hak konstitusional Warga Negara.

“Perlu diketahui bahwa Kartu Identitas Anak ini diterbitkan untuk anak usia 0 sampai dengan usia 17 tahun kurang satu hari,” ujarnya.

Syarat-syarat yang harus dilengkapi untuk pengurusan KIA

– Fotocopy kutipan akta kelahiran dan menunjukkan akta kelahiran asli
– Kartu Keluarga asli orang tua/wali,KTP-el asli kedua orang tua/wali Pas foto anak berwarna ukuran 2×3 sebanyak dua lembar bagi anak usia 5 – 17 tahun kurang satu hari.
– Adapun untuk masa berlaku KIA baru untuk anak kurang dari 5 (lima) tahun adalah sampai usia anak berusia 5 (lima) tahun dan masa berlaku KIA untuk diatas 5 (lima) tahun adalah sampai anak berusia 17 tahun kurang satu hari.

Manfaat yang dapat dirasakan bagi anak yang memiliki KIA: KIA sebagai bentuk perlindungan hak anak,untuk persyaratan mendaftar sekolah,untuk keperluaan data identitas membuka tabungan atau menabung di bank untuk mendaftar BPJS.

“Pembuatan dokumen keimigrasian untuk Sarana Pelayanan tempat wisata, hiburan dan permainan anak kata,” pungkasnya.

Setelah anak memasuki usia di atas 5 tahun dapat mengajukan penggantian KIA untuk anak usia anak 5 tahun sampai 17 tahun kurang 1 hari.

“Sedangkan biaya penerbitan KIA tidak dipungut biaya alias gratis. Sementara waktu untuk penerbitan KIA maksimal 14 hari,” sebut Irsan. (st/des/nt)

Bagikan: