Lumba-lumba Digiring ke Laut

Bagikan:
Lumba-lumba yang nyasar di Sungai Kualuh. (Syawal Tanjung/Metro Asahan)

MetroAsahan.com, LABURA – Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Sumut akan mengevakuasi sepasang lumba-lumba yang sempat nyasar di Sungai Kualuh, Kabupaten Labura. Kedua mamalia ini akan digiring ke habitatnya di laut lepas.

Petugas BBKSDA Sumut Arief Hidayat mengatakan, lumba-lumba ini sekarang menempati perairan dangkal, dan debit airnya kecil. Jika berada di sungai tersebut, keduanya tentu tidak akan leluasa bergerak.

“Kita akan segera menggiring ke habitat aslinya,” kata Arief di kawasan Sungai Kualuh, Dusun Kilang Samin, Desa Sialang Taji, Kecamatan Kualuh Selatan, Kabupaten Labuhanbatu Utara, Selasa (29/1).

Menurut dia, lumba-lumba jenis punggung bungkuk ini akan digiring menggunakan perahu boat menuju laut lepas Kualuh Ledong yang jaraknya mencapai 100 kilometer dari lokasi sekarang. BKSDA membutuhkan waktu hingga 7-8 jam untuk perjalanan ke sana.

“Saat ini proses evakuasi tengah kita siapkan, dan rencananya akan kita laksanakan siang ini sembari menunggu tim lainnya dari BBKSDA Sumut,” ujar Arief.

Keberadaan dua ekor lumba-lumba di Sungai Kualuh sampai saat ini masih menjadi pusat perhatian warga Labura. Mereka tampak masih memadati lokasi tersebut, karena penasaran dengan keberadaan lumba-lumba putih yang viral di media sosial baru-baru ini.

Pantauan di lokasi, warga masih heboh melihat secara langsung lumba-lumba itu.

Lihat Videonya :

“Keberadaan lumba-lumba ini menjadi hiburan bagi warga di sini,” kata Kepala Desa Kuala Beringin Edi Mansur.

Ali (32) adalah warga yang pertama sekali melihat lumba-lumba tersebut. Minggu (27/1) sekira pukul 13.00 WIB, Ali melintas dari sungai dengan menggunakan perahu mesin. Saat itu Ali baru pulang dari ladang. Awalnya ia mengira luma-lumba itu ikan tapa.

“Saya cerita ke warga. Yang penasaran turun langsung untuk melihat. Ada yang bilang itu lumba-lumba, hingga akhirnya lokasi ini ramai. Bergantian orang datang ke sini hanya untuk melihat luma-lumba itu,” ujarnya. (st/ins/int/ma)

Bagikan: