Murid SD di Ledong Tewas Setelah Suntik Rubella

Bagikan:
Syahril Abawi, murid SD Negeri 013829 Ledong Timur, meninggal usai imunisasi Rubella.

MetroAsahan.com, LABURA– Syahril Abawi, murid SD Negeri 013829 Ledong Timur, Kecamatan Aekledong, Kabupaten Asahan meninggal dunia setelah 10 hari disuntik imunisasi Measles Rubella (MR), Jumat (10/8).┬áSebelum meninggal, warga Lingkungan XII Kuala, Kelurahan Aekkanopan Timur, Kecamatan Kualuh Hulu, Kabupaten Labura ini sempat demam selama lima hari.

Walikelas Ade Apriati Rachmi didampingi Kasek SDN 013829 Marianto dan para guru lainnya, Selasa (14/8) mengatakan, sebelum disuntik, korban yang duduk di bangku kelas III B tersebut tampak berkeringat.

“Petugas datang menyuntik pada Rabu (1/8) lalu. Sebelum disuntik, Syahril tampak berkeringat. Bajunya kelihatan seperti basah. Padahal sebelumnya tidak ada olahraga,” kata Ade Apriati Rachmi, Guru Walikelas Syahril didampingi Kasek SDN 013829 Marianto dan guru lainnya.

Hal itu dibenarkan Marianto. Namun, sebelumnya pihaknya memang tidak memberikan surat pemberitahuan atau pernyataan persetujuan untuk orangtua murid terkait imunisasi MR, karena tahun sebelumnya tidak pernah ada dibuat surat seperti itu kepada pihak orangtua murid.

Sementara ayah korban,Husnul Fadli (40) mengatakan, pasca imunisasi Rubella, anaknya sempat masuk sekolah selama empat hari. Namun, hari kelima, Syahril mulai demam dan dibawa ke puskesmas.

“Dia sempat masuk sekolah selama empat hari. Namun hari kelima kesehatannya mulai menurun hingga dia meninggal dunia,” saat ditemui wartawan di tempat usahanya di Jalinsum Ledong Timur, Kecamatan Aek ledong.

Namun, Jumat siang (10/8), demam korban semakin tinggi dan akhirnya dilarikan ke RSUD Aekkanopan. Namun, setengah jam setelah dirawat, korban meninggal dunia. “Pihak sekolah dan Dinas Kesehatan Asahan datang ke rumah mengucapkan turut berduka dan bela sungkawa,” ucapnya.

Sementara Mahrani, Kasubbag TU Puskesmas Aekledong selaku pihak yang menangani imunisasi MR di sekolah tersebut mengatakan, pelaksanaan teknis imunisasi sudah mereka lakukan sesuai prosedur.

Selain itu, sebelumnya pihaknya juga sudah menyampaikan imbauan secara lisan agar pihak sekolah menginformasikan kepada orangtua murid terkait akan dilaksanakan imunisasi MR.

Bagikan: