Menu

Pengerjaan Proyek Rumah Dinas Akademi Keperawatan Terhenti

Kondisi proyek Rumdis Akper belum selesai.  

MetroAsahan.com – Proyek Rumah Dinas Akademi Keperawatan Pemerintah Kabupaten Labuhanbatu yang berada di Jalan Dewi Sartika, Kecamatan Rantau Selatan, terhenti. Pihak dinkes mengaku telah melakukan pemutusan hubungan kontrak dengan rekanan.

Amatan dilokasi, kondisi bangunan rumah Dinas Akper tersebut belum rampung, sebagian atap belum terpasang. Begitu juga, dinding maupun lantai belum selesai dikerjakan, dan tidak ada aktivitas pekerja yang terlihat.

Proyek pekerjaan dari Dinas Kesehatan Labuhanbatu tersebut, di kerjakan oleh CV Citra Karya Mandiri dengan pagu sekitar Rp293 juta, yang bersumber dari dana APBD tahun 2017.

Belum diketahui penyebab terhentinya proyek pemeliharaan tersebut. Informasi diperoleh, bahwa proyek tersebut sudah habis masa pengerjaannya, dan pihak rekanan diduga tidak sanggup melanjutkan pekerjaan itu.

“Infonya, pihak rekanan diduga tidak sanggup melanjutkan pekerjaan itu. Untuk lebih jelasnya, coba tanyakan kepada Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) selaku Penanggung jawabnya,” ujarnya salahseorang ASN di Dinas Kesehatan Labuhanbatu, Selasa (30/1).

Salahseorang warga yang ditemui di sekitar lokasi mengatakan bahwa, hal ini terjadi karena kurangnya pengawasan dari Pemkab Labuhanbatu.

“Pihak Pemkab Labuhanbatu, kemungkinan kurang jeli dalam menentukan pihak rekanan, sehingga bisa terjadi seperti ini,” ujar Parman Sitohang, warga Rantauprapat.

Menurutnya, sangat disayangkan kalau pekerjaan tersebut terhenti begitu saja. Padahal, ada juga proyek lain yang masih dikerjakan saat ini, walaupun sudah habis masa pengerjaannya di tahun anggaran 2017 lalu.

“Padahal di tempat lain di Labuhanbatu ini, masih ada juga pekerjaan proyek yang masih dikerjakan walaupun sudah habis masa pengerjaannya. Bahkan nilai pagunya lebih besar dari proyek pemeliharaan rumah dinas Akper ini,” imbuhnya.

Sementara itu, Solihin selaku Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) dalam proyek tersebut tidak banyak berkomentar dalam hal ini.

“Kami telah melakukan pemutusan kontrak kerja terhadap pihak rekanan,” katanya kepada wartawan melalui seluler.

Terpisah, Kepala Dinas Kesehatan Labuhanbatu, Tinur Bulan, juga belum berhasil dikonfirmasi. Saat disambangi ke kantornya, beliau tidak berada di tempat. Tak sampai disitu, dicoba juga menghubungi nomor ponsel pribadinya, tetapi tidak ada jawaban. (Bud/syaf)

Loading...