Menu

Ini Sosok Umar Ritonga, DPO KPK Terkait OTT Pangonal

Umar Ritonga.

MetroAsahan.com, RANTAUPRAPAT – Bupati Labuhanbatu Pangonal Harahap resmi menyandang status tersangka setelah Pimpinan KPK Saut Situmorang mengumumkan peningkatan statusnya dari terperiksa menjadi tersangka.

Bupati Labuhanbatu resmi memakai rompi warna orange saat keluar dari gedung KPK ketika digiring petugas ke rumah tahanan KPK.

Selain Pangonal, sebelumnya KPK sempat mengamankan H Thamrin Ritonga, Efendi Syahputra alias Asiong Kobra dan Edi ajudan Bupati. Namun hanya Asiong Kobra pemilik PT Binivan Kontruksi Abadi yang ditetapkan sebagai tersangka pemberi suap cek dengan uang tunai senilai Rp500 juta dari total Rp3 miliar.

Sedangkan Umar Ritonga, selaku orang kepercayaan Bupati berhasil kabur saat dihadang tim KPK usai mengambil uang yang dititipkan di bank.

Lantas siapakah sosok Umar Ritonga? Tak banyak informasi soal Umar Ritonga yang bisa dikorek dari orang dalam pendopo Bupati, karena Umar terkesan licin dan pandai menyembunyikan jati diri dari pandangan umum. Umar disebut-sebut berasal dari Desa di Dusun Batanggogar, Kecamatan Sei Kanan, Kabupaten Labusel. Sedangkan informasi lainya menyebutkan jika pria itu berasal dari Desa Sibargot.

Pria ini menikah dengan wanita berinisial S bermarga Harahap yang tinggal di Jalan Batu Sangkar Rantauprapat. Sehingga Umar kerap bertutur menyapa Pangonal dengan sebutan ‘Tulang’.

Mertua Umar yang satu marga dengan Pangonal sangat dekat dengan Pangonal Harahap. Bahkan disebut-sebut memiliki hubungan keluarga. Bahkan, ketika mertua Umar Ritonga sakit dan dirawat di salah satu rumah sakit di Medan, Pangonal dan keluarganya turut menjenguk.

Umar Ritonga sendiri dipercayai Pangonal mengurus usaha dan kebunnya. Ketika berada di rumah Dinas Bupati, Umar terkenal tidak pernah banyak bicara seperti orang dekat bupati lainnya. Umar juga jarang berbaur dengan kalangan pejabat dan SKPD.

“Dia sangat tertutup, tidak mau muncul kepermukaan,” kata sumber terpercaya.

Semua orang menilai Umar Ritonga hanya seorang penjaga kebun. Karena setiap orang bertanya kepada Bupati mengenai sosok Umar, bupati memperkenalkan Umar hanya sebatas penjaga kebun miliknya. Sehingga orang tidak begitu tertarik menelusuri siapa sesungguhnya Umar Ritonga.

Loading...