Menu

Antisipasi Permasalahan, Polres Labuhanbatu Gelar FGD

Mapolres Labuhanbatu.

MetroAsahan.com, RANTAU – Untuk mengantisipasi permasalahan yang sering terjadi di lingkungan masyarakat, Polres Labuhanbatu, menggelar Forum Group Discussion (FGD) atau (suatu proses pengumpulan informasi suatu masalah tertentu yang sangat spesifik melalui diskusi kelompok), di kantor Kecamatan Bilah Barat.

Kasat Binmas Polres Labuhanbatu, AKP HE Sidahuruk SH dalam sambutannya mengatakan, bahwa POLMAS (pemolisian masyarakat) merupakan suatu kegiatan dalam mengidentifikasi permasalahan dan menyelesaikan permasalahan, baik masalah hukum maupun sengketa tanah yang ada di masyarakat.

“Dengan memberdayakan masyarakat yang berkompeten, kita harus ingat bahwa kita perlu bantuan orang yang ahli dalam bidangnya, misalnya orang BPN yang mengetahui dan memahami masalah pertanahan berikut masalah administrasinya,” katanya, Kamis (9/8) sore, di Kantor Camat Bilah Barat.

Kasat Binmas Polres Labuhanbatu itu, juga menjelaskan tugas dan tanggungjawab polmas, berikut sejauh apa kewenangan dan larangan bagi anggota polmas. Forum Kemitraan Polri dan Masyarakat (FKPM) dapat dibentuk dengan membuat susunan pengurus, masa berlaku jabatan, daftar anggota, kartu tanda pengenal (KTA) larangan menggunakan atribut Polri bagi anggota Polmas.

Sementara, Camat Bilah Barat, Nungga Siregar SE, menyampaikan, FGD diharapkan dapat terbentuk di wilayah Kecamatan Bilah Barat yang melingkupi 10 desa dengan 82 dusun.

“Terima kasih kepada Sat Binmas Polres Labuhanbatu beserta tim yang sudah hadir di kantor Kecamatan Bilah Barat, dalam rangka menjalankan program Fokus Group Discussion,” ujarnya.

Di tempat yang sama, tokoh agama, Ustadz Ali Bata Lc menyampaikan, FKPM atau polmas ini sangat baik untuk diterapkan dan harus didukung keberadaannya.

“Karena sebaik-baiknya manusia adalah yang bermanfaat bagi orang lain dengan cara mengajak orang lain untuk berbuat baik sesuai dengan pandangan agama,” ujarnya. (bud/ma)

Loading...