Menu

Labuhanbatu Gelorakan Literasi Kemerdekaan

Budi/Metro Asahan
Puluhan anak-anak PAUD bersama guru dan orangtuanya dalam acara Literasi Kemerdekaan.

MetroAsahan.com, RANTAU – Dalam rangka menyambut Dirgahayu Kemerdekaan Republik Indonesia yang ke-73, Pemerintah Kabupaten Labuhanbatu melalui Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Labuhanbatu, gelorakan literasi kemerdekaan.

Kegiatan Literasi Kemerdekaan tersebut, bekerjasama dengan Kampung Dongeng Labuhanbatu, taman baca keliling Gema Wisesa, Forum Masyarakat Literasi (FML) dan disiarkan langsung oleh LPP Radio Siaran Publik Daerah 96,5 (RSPD) FM, serta dihadiri puluhan anak-anak dari paud Bani Authon dan Umi Fauziah, Minggu (12/8) pagi, di halaman Kantor Dinas Perpustakaan setempat.

Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Labuhanbatu Ir. H. Leo Sunarta M.MA menjelaskan, literasi kemerdekaan tersebut bertujuan untuk mengisi acara dalam rangka menyambut HUT RI ke-73, sekaligus sebagai momen untuk menggerakkan Literasi di Kabupaten Labuhanbatu yang telah dinobatkan sebagai Kabupaten Literasi.

“Saya mewakili Pemerintah Kabupaten Labuhanbatu mengucapkan terimakasih kepada para orangtua, dan guru-guru paud yang bersedia ikut dalam kegiatan literasi kemerdekaan. Hal ini menjadi momen awal untuk menumbuhkembangkan gerakan literasi pada diri anak,” ujarnya.

Dalam rangka menggiatkan literasi di Kabupaten Labuhanbatu, tambahnya, Dinas Perpustakaan dan Kearsiapan terbuka untuk umum sampai dengan jam 22.00 WIB. Adapun kegiatan literasi lainya yaitu mendongeng yang berlangsung setiap hari minggu pagi dan bekerjasama dengan kampung dongeng serta disiarkan langsung di 96,5 RSPD FM.

“Saya berharap, dukungan dan peran serta para orangtua dalam menumbuhkembangkan minat baca pada anak, sehingga Kabupaten Labuhanbatu kedepan, akan menghasilkan anak-anak yang cerdas untuk menuju Labuhanbatu yang sejahtera,” tandasnya.

Kegiatan literasi tersebut diwarnai dengan dongeng bersama, bermain game bersama serta ditutup dengan pembagian 100 buah buku gratis kepada seluruh tamu yang hadir. Buku yang dibagikan merupakan buku hasil karya anak Labuhanbatu yang berjudul, Pulau Sikantan, karya Raja Muhammad Azzuwin. (bud/ma).

Loading...