Menu

Remaja Mencuri di MTS Al Amin

Ist/Metro Asahan
Sejumlah barang bukti hasil pencurian diamankan di kantor polisi.

MetroAsahan.com, RANTAU – Seorang remaja berinisial ZH warga Kampung Pajak diamankan polisi karena diduga melakukan pencurian di sekolah Madrasah Tsanawiyah (MTS) Al Amin yang berada di Kampung Pajak, Kecamatan NA IX–X, Kabupaten Labuhanbatu Utara (Labura).

Pelaku beraksi dengan cara membobol ventilasi kamar mandi sekolah dan mengambil sejumlah barang dari kantor, Kamis (6/9) dini hari.

Penangkapan pelaku, berawal dari pengaduan Muhammad Dahlan (50), selaku Kepala Sekolah MTs.

Pihak Polsek NA IX-X langsung menyelidiki kasus tersebut. Tidak membutuhkan waktu yang lama, akhirnya pelaku berhasil ditangkap tim dari pekan Desa Kampung Pajak, Kecamatan NA IX – X, Jumat (7/9) sekira pukul 16.30 WIB.

Kapolres Labuhanbatu AKBP Frido Situmorang melalui Kasubbag Humas AKP Viktor Sibarani membenarkan penangkapan tersebut.

“Benar, kita telah mengamankan seorang remaja berinisial ZH warga Kampung Pajak, yang diduga sebagai pelaku pencurian sejumlah barang milik MTS Al Amin, sesuai surat laporan LP/98/IX/SU/LBH/SEK NA IX–X, pada tanggal 6 September 2018 lalu,” katanya, Minggu (9/9) kepada wartawan.

Pencurian tersebut baru diketahui setelah M Dahlan masuk ke kantor sekolah MTS Al Amin dan melihat jendela ventilasi jerjak kamar mandi telah rusak.

Mengetahui hal itu, pelapor langsung mengecek barang-barang di ruangan kantor sekolah dan ternyata banyak yang hilang.

Adapun sejumlah barang yang hilang tersebut antara lain, satu unit printer merk Canon Pixma MP.280, satu unit infokus merk Acer, satu unit Notebook merk Acer, senter dan uang sebesar Rp350 ribu.

Selanjutnya, Kamis (6/9) sekira pukul 23.00, tim Polsek Na IX–X mendapat informasi dari masyarakat, bahwa ada seseorang yang dicurigai memiliki barang bukti sesuai dengan barang-barang milik MTS Al Amin yang hilang tersebut.

“Mendapat informasi itu, sekira pukul 23.25 WIB, tim menuju rumah pelaku untuk melakukan penggeledahan dan penangkapan. Dari hasil penggeledahan, didapati barang-barang curian dimaksud. Beserta satu unit flashdis. Namun, pelaku tidak ada di rumah saat itu,” terangnya.

Hanya saja, tambahkan Viktor, keberadaan pelaku terendus petugas, Jumat (7/9) sekira pukul 16.30 WIB. Kemudian, tim melakukan penangkapan terhadap pelaku di Pekan Desa Kampung Pajak, Kecamatan NA IX–X.

“Dari hasil interogasi sementara, pelaku melakukan pencurian seorang diri dan uang hasil curian sebesar Rp350 ribu sudah habis dipakai untuk keperluan pribadinya. Kini, pelaku harus mempertanggungjawabkan perbuatannya, mengikuti proses hukum lebih lanjut,” tandas Viktor. (bud/ma)

Loading...