Mobil Damkar Terbalik, 1 Tewas

Bagikan:
Mobil damkar milik Pemkab Labuhanbatu yang terbalik dan menyebabkan salah seoran petugas meninggal dunia (Metro Asahan)

MetroAsahan.com, LABUHANBATU – Tragedi maut kecelakaan mobil pemadam kebakaran (Damkar) milik Pemkab Labuhanbatu, Sabtu (9/3) menyisahkan cerita duka. Korban tewas Mahdian Tandana Hasibuan (21), tenaga honorer di Dinas Satpol PP Damkar dikabarkan akan menikah usai Lebaran tahun ini.

Anak kedua dari empat bersaudara putra pasangan suami istri Adenan Hasibuan dan Lina Charos Harahap itu berencana menikah dengan Evi, sesama personel Damkar.

Iya, rencana mereka nikah usai Lebaran bulan Juni mendatang,” kata sejumlah warga, Fian dan Fauzi saat melayat di rumah duka di kawasan Aek Matio, Rantauprapat.

Saat bersama puluhan pelayat lainnya, Fauzi mengaku jika keluarga korban sebelumnya sudah proses pendekatan ke keluarga calon besan.

Memang, sejak sama-sama pengangkatan sebagai honorer petugas Damkar, antara Tandana dan Evi sudah menjalin asmara. Dan, personel Damkar lainnya sudah mengetahui hal itu.

“Mereka memang pacaran,” kata salah seorang personel Damkar, Elis Naibaho.

Menurut dia, keduanya sebagai honorer saat pengangkatan sebanyak 35 orang tenaga honorer. Acap kali pula, keduanya mendapat shift jaga bersama.

Bahkan, saat peristiwa naas tersebut, keduanya mendapat shift jaga yang sama. Hanya saja, ketika berangkat ke Desa Sei Tampang, Kecamatan Bilah Hilir, guna memadamkan kebakaran permukiman rumah warga, tumpangan mereka beda mobil Damkar. Sebab, untuk menjinakkan api kebakaran sebanyak 4 unit Damkar diturunkan.

Korban Tandana yang mengenakan seragam dinas saat kejadian itu, tewas dalam kondisi terjepit di antara badan mobil Damkar. Setelah mobil Damkar oleng untuk menghindari kecelakaan dengan kenderaan lain.

“Kita menduga karena menghindari kecelakaan dengan kenderaan lain. Supir banting stir,” ujar Elis Naibaho.

Hasil visum di instalasi kamar jenazah RSUD Rantauprapat, diketahui korban mengalami sejumlah luka di sekujur tubuhnya.

Korban dikebumikan, Minggu (10/3) di Perkuburan Muslim Aek Matio, Rantauprapat. Dan, sebelum pemakaman akan menjalani proses penghormatan terakhir dari pihak Satpol PP Damkar Labuhanbatu.

“Sesuai tradisi kita akan gelar acara penghormatan terakhir,” tandas Naibaho.

Sedangkan personel Damkar lainnya yang juga korban luka dalam insiden itu, di antaranya Ahmad Rais (35), warga Jalan Padang Matinggi, Rantauprapat. Amsar (25) warga Ujung Bandar, Rantau Selatan.

Putra Azis (35) warga Jalan Masjid, Rantauprapat, Hermansyah (37) warga Ujung Bandar dan Ahmad Idris Nasution, warga Jalan WR Supratman, Rantauprapat. Korban menjalani perawatan intensif di RSUD Rantauprapat karena mengalami luka dan patah tulang.

Informasi dihimpun, mobil pemadam kebakaran (Damkar) milik Pemkab Labuhanbatu terguling dan terperosok ke dalam rawa di kawasan Jalinsum Desa Sennah, Kecamatan Pangkatan, Labuhanbatu, Sabtu (9/3). Peristiwa ini menyebabkan seorang petugas Damkar tewas di TKP.

Petugas yang meninggal tersebut bernama M Tandana Hasibuan (22) warga Kelurahan Sirandorung, Kecamatan Rantau Utara, Kabupaten Labuhanbatu.

Semula, sebanyak 4 unit Mobil Damkar berangkat ke Desa Sei Tampang, Kecamatan Bilah Hilir, Labuhanbatu, guna memadamkan kebakaran permukiman rumah warga.

Namun, mobil Damkar nopol BK 8302 Y yang dikemudikan Ahmad Rais Hasibuan berangkat dengan kecepatan penuh bersama 6 personel. Tapi naas, di lokasi kejadian mobil Damkar tersebut terguling. Diduga, menghindarkan kecelakaan dengan kendaraan lain.

“Saat mobil yang saya kemudikan melaju kencang, tiba-tiba mobil pribadi di depan mengerem mendadak, saya pun mengerem dan membanting stir ke kanan. Tak diduga, satu unit mobil truk dari arah berlawanan datang. Sehingga, saya membanting stir ke kanan. Dan terjadilah kecelakaan itu,” kata Rais, Minggu (10/3) di RSUD Rantauprapat.

Sementara Kepala Satpol PP dan Pemadam Kebakaran, Aminullah Haris Nasution, membenarkan insiden itu.

“Personel yang meninggal dalam menjalankan tugas itu segera dievakuasi ke RS setempat dan dibawa ke rumah duka,” ujarnya kepada sejumlah wartawan.

Sedangkan kejadian kebakaran permukiman warga, lanjut Kasatpol PP sudah dapat ditangani. Api berhasil dijinakkan. (bud/mdc/int/ma)

Bagikan: