Bawaslu Copot Seluruh APK

Bagikan:
Pembersihan alat peraga kampanye (APK) Pemilu Serentak 2019 di Labuhanbatu. 

MetroAsahan.com – MEMASUKI masa tenang, seluruh alat peraga kampanye (APK) Pemilu Serentak 2019 di wilayah Kabupaten Labuhanbatu, Asahan, dibersihkan, Minggu (14/4) dini hari.

Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Labuhanbatu sebagai Koordinator dalam proses pencopotan alat peraga kampanye di daerah itu tergabung bersama Tim Gabungan terpadu, seperti Bawaslu, KPUD, TNI/POLRI, Satpol PP, dan Kesbang Linmas.

Ketua Bawaslu Labuhanbatu Makmur Munthe dalam arahannya saat apel gabungan menyebutkan, pencopotan dan pembersihan APK pada masa tenang, 14, 15 dan 16 April 2019 sesuai Amanat UU dan Peraturan Bawaslu RI No 28 tahun 2018 tentang pengawasan masa kampanye Pemilu 2019.

“Menjelang hari tenang pukul 00.00 WIB, apapun alat peraga kampanye dilarang. Maka dilakukan pembersihan alat kampanye dan alat peraga non kampanye,” tegasnya.

Untuk efektivitas pembersihan APK, tim membentuk dua kelompok utama. Dengan masing-masing fungsi membersihkan APK mulai dari dua pintu masuk ke dalam kota Rantauprapat.

“Kita akan membagi dua tim. Pertama, dengan memulai dari Tugu Selamat Datang kawasan Kompi 126/KC. Dan tim kedua dari Tugu Selamat Datang Sigambal,” jelas Makmur.

Kemudian, tim menyisir sejumlah alat peraga kampanye di jalan-jalan protokol. Rencana fokus pada APK raksasa yang berbentuk baliho dan bando.

“Kita fokus pada jalan protokol. Sasaran banyaknya bilboard berbayar sebagai APK,” ujarnya seraya mengingatkan personel tim agar mengutamakan keselamatan.

Sementara itu, Kepala Satpol PP Aminullah Haris Nasution mengatakan, APK yang pertama dibersihkan dengan posisi berada di pinggir jalan utama.

Meski demikian, kata dia, pantauan pihaknya sudah ada APK yang dibuka para pemiliknya sendiri. Jika dinihari, tim tidak tuntas melakukan pencopotan APK, akan dilanjutkan siang hari.

“Satpol PP dibantu tim Satpol PP Provinsi Sumut dan sejumlah mobil LPJU milik Perumahan dan Permukiman (Perkim) Pemkab Labuhanbatu,” paparnya.

Pantauan di lapangan, tim gabungan tampak menurunkan puluhan APK yang berukuran besar. Untuk kelancaran tugas dan arus lalulintas, pihak Polantas melakukan buka tutup arus lalu lintas sementara. (bud/bh)

Bagikan: