Mantan Kapolres Asahanm, Sofyan J Tersangka Makar

Share this:
Mantan Kapolres Asahan Sofyan J Tersangka Makar

IRJEN (Purn) Sofyan Jacob jadi tersangka dalam kasus dugaan makar. Pria yang terakhir menjabat Kapolda Metro Jaya ini pernah juga menjabat Kapolres di beberapa daerah di Sumatera Utara, termasuk di Simalungun tahun 1987-1988, Tapanuli Selatan (Tapsel), Asahan tahun 1986-1987 dan Deli Serdang.

Sofyan sudah dipanggil sebagai tersangka oleh polisi. Namun, dia berhalangan lantaran sakit sehingga penyidik menjadwalkan ulang pemeriksaan.

Siapa sosok Sofyan Jacob? Dalam buku 100 Tokoh Terkemuka Lampung, 100 Tahun Kebangkitan Nasional yang ditulis Heri Wardoyo dkk, dijelaskan Sofyan Jacob lahir di Tanjungkarang, Lampung, pada 31 Mei 1947.

Sofyan Jacob bersekolah di SR Negeri 7 Kotabumi, Lampung Utara; SMPN 1 Tanjungkarang; SMAN 1 Tanjungkarang (1967). Alumni Akademi Angkatan Bersenjata Republik Indonesia (Akabri) Kepolisian tahun 1970. Dia melanjutkan pendidikan di Perguruan Tinggi Ilmu Kepolisian pada 1977 serta Magister Manajemen Sumber Daya Manusia (1997).
Jacob mengawali karir kepolisian sebagai Polisi Perairan dan Udara. Kemudian jabatan-jabatan Kapolres pun sempat dipegangnya.

Dia menjabat sebagai Kapolres, di antaranya Kapolres Tapanuli Selatan; Kapolres Asahan; Kapolres Simalungun; dan Kapolres Deli Serdang.Kemudian, dia juga memegang jabatan sebagai Kapoltabes Medan; Kadit Diklat Polda Sumbagsel meliputi wilayah Palembang, Bangka Belitung, Lampung, dan Bengkulu.

Sofyan Jacob juga pernah menjadi Kapolwil Pare Pare, Sulawesi Selatan; Kasubdit Lingkungan Masyarakat dan Swasta, Deputi Pengkajian Lemhanas; Widyaiswara Muda, Widyaiswara Madya Lemhanas; Pokja Bidang Sosial Politik Hukum Lemhanas.

Pada 2001, Sofyan menjabat Kapolda Metro Jaya. Saat itu dia menggantikan Inspektur Jenderal Mulyono Sulaeman. Sebelumnya Sofyan menjabat Kapolda Sulawesi Selatan. Saat menjabat kapolda Metro Jaya, Sofyan Jacob mengawal proses pergantian kepemimpinan nasional dari Presiden Abdurrahman Wahid (Gus Dus) kepada Presiden Megawati Soekarnoputri.Sofjan mengakui itulah masa paling berkesan semasa bertugas di kepolisian.

Akhirnya Sofyan Jacob memilih tunduk kepada Bimantoro dan ternyata pilihannya itu terbukti benar. Jabatan Sofyan Jacob sebagai Kapolda Metro Jaya berumur pendek. Ia dilantik pada 8 Mei 2001, lantas berhenti pada 18 Desember 2001.

Sofyan bergabung dengan relawan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno dalam Pemilihan Presiden 2019 seperti sejumlah purnawirawan perwira tinggi Tentara Nasional Indoensia (TNI) dan Polri.

Pengacara mantan Kapolda Metro Jaya Sofjan Jacob, Ahmad Yani, mengatakan kalau kliennya telah ditetapkan sebagai tersangka beberapa waktu lalu. (dni/indopos)

Share this: