Pasang Togel Lewat Internet, Pengangguran Ditangkap dari Warnet

Share this:
Tersangka dan barang bukti di Polres Sibolga.

METROASAHAN.COM – Polisi menangkap seorang pria dari sebuah warnet di Jalan Ketapang, Kelurahan Sibolga Hilir, Kecamatan Sibolga Utara. Dari tangan pria berinisial IMS (31) tersebut, polisi menyita barang bukti berupa sebuah HP yang berisikan nomor tebakan, tas dan uang berisi Rp155.000.

Menurut Kapolres Sibolga AKBP Edwin Hariandja melalui Kasubbag Humas Iptu R Sormin, penangkapan pria yang juga merupakan warga Ketapang tersebut, berawal dari adanya informasi masyarakat. Kemudian, dilakukan pengembangan dan penyelidikan, hingga akhirnya berhasil menangkap IMS.

“Setelah mendapat laporan dari masyarakat, Kasat Reskrim langsung memerintahkan Unit Khusus untuk melakukan penyelidikan. Sekira pukul 21.30 WIB, kita berhasil mengamankan IMS dan menyita 1 unit HP, setelah dicek berisi angka-angka pesanan. Kemudian, sebuah tas warna hitam les biru merk polo berisi uang Rp155 ribu,” kata Sormin, Senin (12/8).

Saat itu masih kata Sormin, pria yang kemudian ditetapkan sebagai tersangka tersebut, sedang menunggu pemasang. Cara mainnya, tersangka terlebih dahulu menyetorkan uang ke nomor rekening seseorang yang namanya masih dirahasiakan, yang diduga sebagai bandar. Kemudian, tersangka memasukkan nama akun miliknya dengan menyertakan juga password atau kata kunci untuk dapat masuk ke dalam situs judi yang dituju.

“Sebelumnya, tersangka transfer uang ke rekening 0772112xxx atas nama orang yang identitasnya kita rahasikan. Setelah dana terisi, selanjutnya tersangka memasukkan akun dengan nama Pangeran hijau3,com. Kemudian, Echy98 dengan pasword 318xxx. Lalu tersangka menuliskan angka-angka tebakan yang mau dipasang,” terangnya menambahkan, angka tebakan yang tepat sesuai dengan nomor yang dikeluarkan bandar, akan dibayar sesuai dengan lipatan yang dijanjikan oleh bandar.

Dari keterangan tersangka diketahui bahwa omzet yang dia peroleh perharinya hanya berkisar Rp200.000. Dari besaran omzet tersebut, bandar memberi imbalan sebesar 15 persen. “Uangnya dipergunakan untuk menutupi kebutuhan hidup setiap hari,” pungkasnya.

Tak hanya itu, dia juga mengaku mengetahui situs judi tersebut dari seorang temannya. “Temannya mau memberi situs, karena tersangka sering memasang pada orang lain dan tidak dapat imbalan. Sementara, kalau memasang lewat situs itu, dia akan mendpaat imbalan 15 persen,” tandasnya.

Kini tersangka ditahan di RTP Polres Sibolga. Atas perbuatannya, tersangka akan dikenakan dengan pasal 303 ayat 1, dari KUHPidana dengan ancaman hukuman 5 tahun.(ts)

Share this: