Pria 46 Tahun Tewas di Hotel Tanpa Busana

Share this:
Kondisi korban terbujur kaku saat dikamar hotel marina (Bayu Sahputra/Metro Asahan)

Ditemukan 20 Pil Hitam

ASAHAN- RS (46), warga Kecamatan Setia Janji, Kabupaten Asahan ditemukan tewas dalam keadaan tanpa busana di Hotel Marina kamar 202 Jalan Sisingamangaraja, Kisaran-Asahan, Jumat (28/6).

Kapolsek Kota Kisaran Polres Asahan IPTU Eddy Siswoyo menjelaskan, pihaknya mendapat laporan dari karyawan hotel Marina bernama Mora bahwa ada seorang tamu hotel kamar 202 yang diduga tewas. Berdasarkan laporan tersebut melakukan oleh tempat kejadian perkara (TKP).

“Sesampainya di hotel Marina kita langsung cek ke kamar 202 dan ditemukan seorang laki-laki yang terbujur kaku di atas tempat tidur dalam keadaan tidak berbusana hanya ditutupi handuk putih di bagian pinggang korban,” jelas Iptu Eddy.

Iptu Eddy membeberkan bahwa korban mengeluarkan cairan dari mulutnya. Melihat hal tersebut, pihaknya langsung melaporkan kepada Kasat Reskrim Polres Asahan.

“Unit identifikasi Polres Asahan mengamankan barang bukti antara lain diatas meja kamar hotel 1 buah celana jeans berisi dompet di kantong belakang celana, hp samsung warna putih, jam tangan, air mineral,1 bungkus rokok, kunci mobil, 1 buah kunci hotel, mancis warna merah dan kaos warna putih yang tersangkut di belakang pintu kamar,” bebernya.

Iptu Eddy juga menjelaskan bahwa pihaknya juga melakukan pemeriksaan di dalam mobil korban yang terparkir di parkiran hotel dan menemukan 1 buah klip plastik berisi 20 kapsul warna hitam.
“Selain itu, salah satu resepsionis hotel bernama Suriana memberikan bahwa korban tiba Kamis (27/6) sekitar pukul 21.00 wib dan masuk dari pintu samping parkir hotel lalu cek in di hotel marina Lantai 2 kamar nomor 202 dengan menggunakan nama Rudi,” ungkapnya.

Ketika itu berselang 5 menit, seorang perempuan dengan ciri rambut pendek diperkirakan umur sekira 25 tahun naik ke lantai 2 yg diduga ke kamar korban, sekira 1 jam perempuan yang diduga teman kencan korban turun ke loby hotel melewati resepsion lalu keluar meninggalkan hotel.

Kemudian, Riza sebagai house keeping hendak membersihkan kamar karna batas cek in korban telah habis, menggedor kamar 202 di Lantai 2 namun jawaban tidak ada akan tetapi suara TV dalam keadaan hidup lalu saksi melaporkan hal itu ke reseption melalui ht dan kemudian Ridho datang mengecek ke kamar tersebut dan bersama-sama mengetuk pintu kamar korban.

Cukup lama pintu kamar diketuk, namun tak ada jawaban, lalu oleh Ridho mencoba membuka pintu yang terkunci itu, setelah pintu dibuka, keduanya melihat korban dalam keadaan terbujur kaku.
Sementara itu, Istri Korban Fat (45) menjelaskan bahwa selama ini suaminya mengidap penyakit jantung kronis yang sudah lama dideritanya.

Fat juga mengatakan bahwa penyakit suaminya itu sering kambuh. Kemudian dari hasil olah TKP dan keterangan Dokter Jaga RSUD H Abdul Manan Simatupang Kisaran, tidak ada ditemukan tanda-tanda kekerasan dan istri serta keluarga korban pun tidak bersedia kalau korban di Autopsi. (bay)

 

Share this: