Menu

Penjambret Pegawai BNI Divonis 7 Tahun Penjara

Dok
2 penjambret pegawai BNI Siantar usai menjalani perawatan medis akibat dihadiahi timah panas oleh polisi

MetroAsahan.com – Majelis hakim Pengadilan Negeri Siantar menjatuhkan vonis terhadap Nasib Hutasoit selama 7 tahun penjara, atas kasus penjambretan yang mengakibatkan meninggalnya korban, seorang pegawai Bank BNI, Selasa (6/2).

Dalam putusannya, hakim menyatakan, terdakwa terbukti bersalah menyebabkan orang mati karena mencuri dan melanggar pasal 363 KUHPidana. Putusan hakim ini sama dengan tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Firdaus.

Majelis hakim diketuai Lowdewk Simanujtak, didampingi dua hakim anggota yakni Risbarita Simorangkir dan Iqbal, mengetuk palu dan menjatuhkan hukuman 7 tahun penjara kepada terdakwa.

Terungkap sebelumnya, perbuatan terdakwa terjadi, Rabu tanggal 25 Oktober 2017 sekira pukul 19.45 WIB. Terdakwa Nasib Hutasoit alias Andi Saputra alias Ompong, bersama dengan Ranjal Septo Sepriadi Malau (meninggal dunia), berboncengan dengan mengendarai sepeda motor Honda Vario warna putih BK 3318 TBG.

Keduanya melintas di Jalan Dipenogoro. Selanjutnya, Nasib Hutasoit dan Ranjal Septo Sepriadi Malau melihat korban Rara Sita Stepani melintas, dengan menggunakan sepeda motor. Kemudian, Nasib Hutasoit ketika itu selaku joki (pengemudi), mendekati sepeda motor yang dibawa korban Rara Sita Stepani dari arah sebelah kiri.

Seketika itu, Ranjal Septo Sepriadi Malau yang berada di boncengan langsung menyambar tas sandang warna cokelat yang tergantung pada sepeda motor yang dibawa korban. Tak mau kecolongan, korban mengejar kedua pelaku. Sayangnya, setibanya di Jalan Melanthon Siregar, pelaku menyenggol sepeda motor korban dan wanita malang itupun terjatuh, lalu meninggal. (ros/ahu)

Loading...