Menu

Sekap Perempuan Renta, Perampok Ditembak

Ipansius Panjaitan (kursi roda) mendapat perawatan akibat luka tembak di kaki.

MetroAsahan.com – Aksi perampokan sadis di Jalan Ayahanda tepatnya Jalan Notes, Gang Ranto, Medan menggegerkan warga. Korbannya seorang perempuan renta sempat disekap dan dianiaya pelaku. Beruntung, nyawanya tak melayang.

Informasi dihimpun, kejadian perampokan itu menimpa Nurhayati Napitupulu (43), kemarin. Korban yang sedang sendirian di rumah memergoki pelaku masuk ke rumahnya. Alhasil, dia pun dianiaya, diikat dan disekap di dapur belakang.

Terungkapnya kejadian ini ketika korban berteriak minta tolong usai pelaku kabur dari rumahnya. Polisi dari Polsek Medan Baru pun datang ke lokasi dan menolong Nurhayti, selanjutnya meminta keterangan korban soal ciri pelaku.

“Awalnya kita mendapatkan informasi sekitar pukul 01.00 WIB, adanya seorang wanita yang dirampok di rumahnya setelah dicek, ternyata korban mengalami luka dikepala dan keningnya,” ujar Kasi Humas Polsek Medan Baru Aiptu Ayatullah.

Pihaknya Polsek Medan Baru kemudian melakukan penyelidikan. Memeriksa sejumlah saksi yang berada di lokasi dan mengambil rekaman Closed Circuit Television (CCTV). Ternyata, dari rekaman CCTV polisi berhasil mengidentifikasi ciri-ciri pelaku. Alhasil, polisi mendapati informasi pelaku bernama Ipansius Panjaitan (24) warga Jalan Piring Piring, Ayahanda yang merupakan pekerja dekorasi dan sedang berada di Regale Convention Jalan Adam Malik Medan untuk bekerja memasang dekorasi.

Saat diamankan, tersangka sempat berupaya melakukan perlawanan. Polisi lalu memberikan tindakan tegas terukur untuk melumpuhkan tersangka. “Barang bukti yang diamankan  dua buah serbet untuk mengikat tangan dan mulut korban, ikat rambut kain untuk mengikat kaki korban,” jelas Aiptu Ayattulah.

Dari hasil pemeriksaan polisi, pelaku menganiaya korban dengan batu gilingan dan mengikat tangannya. Selanjutnya pelaku kabur setelah mengambil sejumlah uang dan berkas berharga lain. (dvs/azw/smg)

Loading...