Menu

Lulusan Pascasarjana USI Siap Berkontribusi

Mahasiswa Pascasarjana USI menyempatkan diri foto bersama dengan Rektor USI, Direktur USI dan para dosen di depang gedung Pascasarjana USI, Jalan SM Raja Barat.

MetroAsahan.com, SIANTAR – Mahasiswa Pascasarjana Universitas Simalungun (USI) akan merasakan suasana bahagia tanggal 26 Oktober 2017 ini. Pasalnya, setelah selesai mengikuti pelaksanaan ujian komprehensif di sekolah Pascasarjana USI prodi Ilmu Perencanaan Wilayah dan Kota untuk periode 2017, mereka dinyatakan telah lulus.

Rektor USI Prof Dr Marihot Manullang melalui Direktur Pascasarjana USI Dr Robert Siregar PhD, Minggu (8/10), mengatakan, ujian yang dilaksanakan di Kampus USI, Jalan Sisingamangaraja Barat, Kota Pematangsiantar, mengacu kepada Standar Nasional Perguruan Tinggi (SN Dikti) tersebut diikuti sekitar 88 mahasiswa.

Mereka pada umumnya berasal dari latar belakang Aparatur Sipil Negara (ASN) yang berada di beberapa Kabupaten/Kota seperti Kota Pematangsiantar, Kabupaten Simalungun, Kabupaten Tobasa, Kabupaten Toba Samosir dan beberapa daerah lainnya.

Pola ujian tersebut tentu mengacu pada ketentuan Permenristekdikti Nomor 44 Tahun 2015. Tujuannya untuk meningkatkan sumber daya manusia (SDM) yang handal serta mampu bersaing dalam dunia kerja bagi generasi muda sekarang dan generasi muda yang akan datang.

“Proses ujian ini cukup menyita energi mahasiswa karena mereka wajib menerbitkan makalah atau karya ilmiah penelitian di jurnal ilmiah terakreditasi dan harus diterima di jurnal Internasional,”katanya.

Dijelaskan Robert, ujian bagian dari evaluasi dalam mengetahui tingkat kemampuan dan penguasaan seluruh materi yang telah diberikan para dosen selama kurun waktu sekitar dua tahun. Melalui ujian ini akan diketahui apakah seseorang itu layak lulus S2.

“Seluruh mahasiswa ini sudah lulus mata kuliah proyek penulisan disertasi dan seminar proposal disertasi,” katanya.

Menurut Robert Siregar, USI terus membenahi diri sehingga akreditasi B yang sudah didapatkan selama ini semakin melekat di hati masyarakat. Sebagaimana tujuan pemerintah yaitu menciptakan SDM yang siap bersaing dalam dunia kerja atau usaha, USI terus meningkatkan kemampun dosen yaitu ikut kuliah dengan mengambil perkuliahan program Doktor.

“Beberapa bulan ini sudah ada sekitar 6 orang lulus Doktor. Kemudian, untuk proram S2 jurusan Hukum pun sudah dibuka,” terangnya.

Spesialis Development Planning berkeyakinan, dengan adanya program USI strata dua bagian Hukum maka elemen masyarakat yang sehari-harinya berprofesi atau bekerja di bidang hukum tentu sudah mendapatkan kemudahan untuk kuliah lanjutan. Artinya tidak lagi mesti keluar kota seperti Medan.

“Selain mudah dijangkau, tidak terganggu dengan pekerjaan tentu kualitas Pascasarjana bidang Hukum tak kalah dengan kampus lainnya karena dosen di USI orang yang profesional di bidangnya,” jelasnya.

Dalam kesempatan terpisah, salah seorang mahasiswa Pascasarjana USI, Drs S Sihotang MSi mengaku bersyukur dapat mengikuti perkuliahan dan menyelesaikannya di USI. Keberadaan USI sangat membantu di tengah aktifitas pekerjaan.

“Terimakasih kepada Pascasarjana USI karena tanpa S2 saya tidak mungkin bisa dikukuhkan jadi Widyaiswara Ahli Utama di LAN Jakarta tertanggal 27-September 2017 kemarin. Jadi, selagi ekonomi mampu, saya mendorong teman dan keluarga untuk mengambil S2. Beasiswa terbatas. USI ada di Siantar,” kata Alumni 2016 Angkatan I itu.(pam/esa/ma)

Loading...