Anak Rantau Diajak Bangun Sidempuan

Bagikan:

MetroAsahan.com, SIDEMPUAN – Walikota Padang Sidempuan Irsan Efendi Nasution menyebut cukup banyak putra putri daerah yang sukses dalam berbagai bidang di perantauan. Karena itu, anak rantau sangat diharapkan partisipasinya untuk bersama membangun kampung halaman.

“Setidaknya, kita terbantu dari segi inovasi pemikiran dan memanfaatkan jaringan relasi mereka agar berkontribusi membangunan kota tercinta ini,” harap Irsan usai bertemu Ahli Utama Bidang Reformasi Birokrasi BKKBN Pusat, Abidinsyah Siregar, Sabtu (1/12).

Walikota Padang Sidempuan mengatakan, dari pertemuan dengan Abidinsyah bersama istri Linda Abidin Daulay dan pengurus KAHMI Tapanuli Selatan saja, banyak inovasi dan startegi yang bermanfaat bagi pembangunan kota ke depan.

Seperti ide menekan ledakan angka pengangguran dari generasi muda produktif yang baru tamat SMA. Misalnya, melatih mereka tata cara pengelolaan sanitasi dan mendekorasi meja kursi. Ditindaklanjuti dengan imbauan kepada pengusaha restoran agar merekrut pekerja terlatih.

“Pemilik restoran mendapatkan hasil kerja seperti yang dibuat seorang tenaga ahli, tetapi penggajiannya tetap tingkat lulusan SMA. Limbah restoran dimanfaatkan warga terlatih lainnya, dikelola hingga memiliki nilai lebih. Keuntungan lainnya, kualitas karyawan terjamin dan kebersihan lingkungan terjaga,” terangnya.

Kemudian pemikiran tentang pentingnya pemenuhan kebutuhan air bersih bagi warga Padangsidimpuan. Persoalan yang masih dianggap sepele karena masih tersedianya banyak sumber air itu, ternyata dapat menimbulkan malapetaka kesehatan.

Warga sebagian sudut kota mulai sulit mendapatkan air bersih, berlangganan air leding mereka tidak mampu. Akhirnya tidak bisa lagi menerapkan pola hidup bersih dan sehat, sehingga mengidap suatu penyakit yang dapat menular ke orang banyak.

Akhirnya berbondong-bondong berobat menggunakan fasilitas BPJS Kesehatan. Keuangan negara tergerus banyak untuk membiayainya, sehingga tidak termanfaatkan membangun sektor lain seperti pendidikan dan infrastruktur. Itulah pentingnya penyediaan air bersih.

“Kita butuh ide-ide cemerlang masyarakat, khususnya putera puteri terbaik di perantauan. Peran anak rantau menghadirkan program pembangunan pemerintah pusat dan provinsi ke kota ini jauh lebih penting. Sama pentingnya dengan menghadirkan investor agar berinvestasi di Padangsidimpuan,” terang Irsan. (bsl/mt/ma)

Bagikan: