Cekcok, Suami Bacok Istri

Bagikan:
Kapolsek Parapat AKP Bambang Prayitno SSos saat menjenguk korban di rumah sakit. (Ist/Metro Siantar/Metro Asahan)

MetroAsahan.com, SIMALUNGUN – HERITA Aritonang (53) menderita luka-luka di tangan dan kaki, setelah dibacok suaminya berinisial BA (44). Seketika, korban berlumuran darah dan dilarikan ke rumah sakit. Pembacokan diduga karena keduanya sering cekcok.

Warga Nagori Sipangan Bolon Induk, Kecamatan Girsang Sipangan Bolon, Kabupaten Simalungun itu dibacok saat keduanya bertemu di jalan. Di depan rumah Masi Sinaga (60) di Nagori Girsang Sipangan Bolon Induk.

Kejadian yang sempat membuat geger warga itu terjadi Jumat (1/3) lalu sekira pukul 18.00 WIB. Awalnya tersangka bertemu korban yang hendak pulang ke rumah, karena sebelumnya korban pergi dari rumah dikarenakan keduanya cekcok. Saat bertemu tersangka kemudian bertanya kepada korban. “Masih pulangnya rupanya kau?” tanya tersangka dan dijawab korban, “Salahlah aku pak”.

Diduga jawaban korban membuat tersangka marah dan mencabut parang yang ada di pinggangnya. Melihat tersangka sudah memegang sebilah parang, korban pun berusaha lari karena takut. Namun sayang korban terjatuh dan disambut tersangka dengan membacok korban sebanyak dua kali di bagian kaki dan tangan.

Setelah melakukan aksinya, diduga tersangka langsung meninggalkan korban yang sudah tidak berdaya dan bersimbah darah. Warga yang melihat korban berusaha memberikan pertolongan dengan melarikannya ke rumah sakit terdekat, serta melaporkannya ke pihak kepolisian sektor Parapat Polres Simalungun.

Usai menerima laporan, Kapolsek Parapat langsung bergerak ke lokasi bersama anggotanya untuk melakukan olah TKP. Kemudian mengumpulkan barang bukti dan keterangan para saksi.

Selanjutnya polisi mencari keberadaan tersangka yang ternyata sudah tidak berada di rumahnya.

Polisi berusaha mencari keberadaan tersangka. Informasi terakhir, tersangka keluar dari rumah dengan mengendarai sepedamotor usai membacok korban.

“Pelaku kami amankan saat hendak pulang ke rumah usai membeli tuak. Dugaan sementara peristiwa terjadi karena tersangka marah kepada korban yang baru pulang ke rumah. Dari hasil pemeriksaan sementara antara tersangka dan korban sering cekcok di rumah,” kata Kapolsek Parapat AKP Bambang Prayitno SSos, Senin (4/3). (adi/ms/ma)

Bagikan: