Sihar Programkan Rumah Aspirasi Masyarakat Sumut

Bagikan:
Tim Pemenangan Sihar P H Sitorus Center mengunjungi Ronggur Ni Huta, Samosir.

MetroAsahan.com – TIM Pemenangan Sihar P H Sitorus Center mengunjungi Ronggur Ni Huta, Samosir pada Senin (18/3). Diwakili oleh timnya, Sihar menampung berbagai aspirasi yang disampaikan oleh masyarakat.

Berbagai permasalahan diungkapkan oleh warga desa, mereka berharap ketika duduk nantinya Sihar tidak seperti anggota legislatif yang sebelum-sebelumnya. Mereka mengungkapkan kekecewaan yang mereka alami menelan janji manis anggota legislatif yang tidak pernah turun ke masyarakat.

“Kami sudah capek dengar janji manis para caleg, tapi ketika duduk liat kami disini aja gak pernah. Bagaimana mau mewakili kami?,” tutur marga Panjaitan.

Charles Panjaitan, selaku Ketua Tim Pemenangan Sihar P. H. Sitorus mengungkapkan bahwa selama berkeliling di 19 kabupaten/kota, keluhan yang sama terus mereka terima. Untuk mengatasi hal itu, Sihar memiliki rumah aspirasi di 19 kabupaten/kota daerah pemilihannya untuk menampung aspirasi masyarakat.

“Kita punya rumah aspirasi di setiap kabupaten/kota di dapil, sehingga masyarakat yang ingin menyampaikan aspirasinya dapat melalui rumah tersebut,” ungkap Charles.

Selain rumah aspirasi, seperti biasa yang Sihar ungkapkan di setiap pertemuan dengan masyarakat, bahwa ia akan memanfaatkan masa resesnya untuk menyerap aspirasi dari masyarakat.

“Pak Sihar sudah komitmen akan sering berkunjung ke dapil memanfaatkan masa reses,” tambah Sarluhut Napitupulu selaku Sekretaris Pemenangan.

Usai mengunjungi Kecamatan Ronggur Ni Huta, Sihar P H Sitorus bersama tim menuju ke Kecamatan Onan Runggu. Di sana Sihar menyinggung soal Debat Cawapres yang berlangsung 17 Maret 2019.

“Kemarin dalam debat Cawapres ada disinggung soal stunting, sama seperti dalam debat Pilgubsu yang lalu. Masih banyak yang belum memahami dengan baik permasalahan stunting,” tutur Sihar.

Sihar menjelaskan bahwa stunting merupakan masalah serius yang harus ditangani dengan benar.
“Angka stunting dari 37% turun menjadi 30% di tangan Pak Jokowi, kita percaya bila kepemimpinan beliau kita lanjutkan, bukan tidak mungkin stunting dapat teratasi,” ujar Sihar. (*/ma)

Bagikan: