Pelajar SMP Tersengat dan Sangkut di Tiang Listrik, Gara-gara Ambil Burung

Bagikan:
Bobi Manalu saat tersangkut pada tiang listrik akibat tersengat arus.

MetroAsahan.com, HUMBAHAS  – Keberanian Bobi Manalu (15), warga Dusun Pusuk, Desa Pusuk I, Kecamatan Parlilitan, tidak sebanding dengan resiko yang dialaminya. Betapa tidak, hanya karena ingin mengambil anak burung jalak, pelajar yang masih duduk di bangku SMP itu rela memanjat tiang listrik bertegangan tinggi yang menyebabkan dirinya tersengat listrik dan nyaris kehilangan nyawa.
Peristiwa naas itu terjadi di Dusun Janji , Desa Janji Huta Napa, Kecamatan Parlilitan, Rabu (10/4) sekira pukul 17:00 WIB.

Keterangan dihimpun, korban sempat tersangkut di atas tiang listrik selama hampir satu jam, dengan posisi kepala ke bawah sementara kakinya tersangkut di besi penyangga antar tiang (dudukan trafo). Beruntung Pihak PLN bertindak cepat. Setelah mengetahui kejadian, petugas langsung memutus aliran listrik. Kemudian, bersama warga setempat mengevakuasi korban menggunakan tali.

Salah seorang warga yang menyaksikan kejadian tersebut menyebutkan, korban bersama seorang temannya sudah mengamati atau mengintai burung jalak dari jarak jauh. Kemudian burung itu hinggap di atas sebuah tiang listrik yang berada tak jauh dari pemukiman warga. Korban pun memanjat tiang listrik bertegangan tinggi dan berupaya meraih jalak dengan menggunakan tangan kanan.

“Tiba-tiba ada percikan api menyambarnya kemudian dia langsung terpental. Lalu dia teriak minta tolong,” ujarnya sembari meminta identitasnya tidak dipublikasikan.

Sejumlah warga berdatangan. Akan tetapi, tak satupun yang berani memberikan pertolongan mengingat resiko arus dan cuaca sore itu gerimis, “Kakinya yang tersangkut pada besi yang menghubungkan kedua tiang itu menahan korban sehingga dia tidak jatuh. Beruntung petugas PLN datang. Sehingga dia dapat selamat,” imbuhnya.

Pasca kejadian, korban langsung dilarikan ke Rumah Sakit Umum Dolok Sanggul untuk mendapatkan perawatan, karena mengalami luka bakar yang sangat serius pada bagian punggung, dada, kaki sebelah kiri dan tangan kanan.

Terpisah, Kapolsek Parlilitan AKP Bintang P Simanungkalit saat dikonfirmasi membenarkan kejadian tersebut. Dikatakannya, setelah mendapatkan informasi, Bintang langsung menurunkan personelnya untuk mengumpulkan keterangan. Ya, benar dek. Korban berhasil dievakuasi dalam keadan selamat dan langsung dibawa kerumah sakit untuk mendapatkan penanganan medis,” ujar Bintang melalui telepon selulernya. (sht/ma)

Bagikan: