Sumut Ranking Dua Pengguna Narkoba di Indonesia

Bagikan:
Brigjend Pol Atrial

MetroAsahan.com, MEDAN – Kepala Badan Narkotila Nasional (BNN) Provinsi Sumatera Utara, Brigjend Pol Atrial mengungkapkan, Provinsi Sumatera Utara merupakan ranking kedua di Indonesia sebagai pengguna narkoba.

“Sumatera Utara menjadi ranking dua di Indonesia. Dari jumlah penduduk 256 juta jiwa, ada 2,4-2,5 juta jiwa menjadi pengguna narkoba. Dan, ini harus menjadi perhatian bersama untuk menekan jumlahnya sekecil mungkin,” ujar Brigjen Pol Atrial dalam kunjungannya ke Tebingtinggi, baru-baru ini.

Dari data preferensi terdapat 1,77 persen tahun 2017 naik menjadi 2,1 persen tahun 2018 atau sekitar 3,5 juta jiwa, dan penggunanya kebanyakan dari golongan generasi muda dan pelajar.

Brigend Pol Atrial menyampaikan, saat ini para pemasok narkoba jenis sabu yang berasal dari negara tetangga tidak lagi ukuran kilogram, tetapi sudah ton.

“Untuk wilayah Pantai Timur ini, mereka memanfaatkan jalur laut, karena banyaknya terdapat pelabuhan tikus yang bisa dimanfaatkan untuk mendarat, terlebih lagi mereka banyak memanfaatkan tenaga kurirnya para nelayan. Kita yang sudah hafal betul pelabuhan tikus itu,” ujarnya.

Atrial mengatakan, dari semua perangkat pemerintah mulai kepala daerah, tingkat kelurahan dan tokoh-tokoh agama, tokoh masyarakat, semua dilibatkan, agar mendukung penuh perihal pemberantasan narkoba ini. “Kami juga tau ada kepala daerah yang open gak open dalam hal ini,” katanya.

Diingatkan Atrial, sesuai regulasi yang baru, Rumah Sakit Pemerintah dan Swasta wajib memberikan pelayanan rehab bagi pencandu narkoba sesuai dengan aturan.

“Biayanya akan dikeluarkan dari Kemenkes, bukan dana BPJS. Jangan sampai ada rumah sakit yang tidak melayaninya,” tegasnya. (sp/int)

Bagikan: