Menu

Suami Tikam Selingkuhan Istri hingga Tewas

Ilustrasi

MetroAsahan.com, Sumut – Tak mampu menahan emosi lantaran istrinya diselingkuhi, membuat BI alias Bembeng (28) gelap mata.

Warga Dusun VI Desa Kota Tengah, Kecamatan Dolok Masihul, Serdangbedagai (Sergai) ini menikam selingkuhan sang istri yang tak lain masih kerabat dekatnya.

Berdasarkan informasi dihimpun, korban bernama Nurdi (42) warga Dusun V Desa Kota Tengah, Kecamatan Dolok Masihul. Dia tewas setelah ditikam tersangka pada Selasa (25/9) malam.

“Motif pembunuhan ini dendam karena istrinya diselingkuhi. Korban dan pelaku ini tinggal di desa yang sama. Mereka bahkan dikabarkan masih berkerabat,” ungkap Kasat Reskrim Polres Sergai AKP Alexander Piliang, Rabu (26/9).

Alexander menjelaskan, pelaku diketahui sudah emosi sejak beberapa hari sebelumnya karena mengetahui korban menyelingkuhi istrinya Paini. Bahkan, pelaku dan istrinya sempat terlibat pertengkaran.

Kemudian puncaknya, lanjut Alex sekitar pukul 19.30 WIB, Bembeng didampingi kepala dusun mendatangi kontrakan Nurdi. Mereka kemudian didamaikan dan pulang ke rumah masing-masing

Namun sekitar pukul 20.30 WIB Bembeng kembali mendatangi kediaman Nurdi. Mereka kembali terlibat cekcok.

“Tadi malam dia enggak puas lalu didatangi lagi dan sempat ribut. Diambilnya pisau dari rumah itu kemudian ditikamnya leher dan perut korban,” jelas Alex.

Akibat tikaman itu, Nurdi terkapar bersimbah darah dan tewas di tempat. Melihat korban yang berprofesi sebagai supir itu tewas bersimbah darah, Bembeng langsung melarikan diri menggunakan sepeda motor.

“Kebetulan personel Polsek Dolok Masihul sedang melakukan penindakan di kawasan itu. Tersangka dengan mudah ditangkap. Petugas juga mengamankan sejumlah barang bukti, seperti pisau dapur, sandal berlumur darah, dan baju korban,” beber mantan Kanit Reskrim Polsek Medan Baru ini.

Saat ini, tersangka diserahkan ke Polsek Firdaus karena kasusnya terjadi di wilayah mereka. “Kita lihat perkembangannya, kalau diperlukan kasusnya akan kami ambil alih,” tandas Alex. (fir/ps/ma)

Loading...