Anggota DPRD Ditikam Didatangi Tersangka, Korban Berusaha Pertahankan Diri

Bagikan:
Ketua DPRD Poltak Pakpahan saat membesuk Hulman Nababan di RSU Tarutung. (Alfredo Sihombing/New Tapanuli)

MetroAsahan.com, TAPUT – Kapolsek Siborongborong AKP Patar Manurung menerangkan, pihaknya masih memproses kasus penikaman terhadap anggota DPRD Tapanuli Utara Hulman Nababan (43). Bahkan kini pihaknya telah menetapkan Rommel Parulian Lumbantoruan (43) alias RPL (43) sebagai tersangka, Kamis (8/11).

“Sejumlah saksi sudah kita mintai keterangan dan tersangka juga sudah kita periksa. Saat ini sudah ditetapkan sebagai tersangka dan ditahan di Polsek Siborongborong. Sedangkan korban masih dirawat di RSU Tarutung,” terangnya AKP Patar Manurung.

Sementara itu ketua DPRD Poltak Pakpahan mengatakan, terkait penikaman yang mendera anggota DPRD Tapanuli Utara, ia mendesak polisi bertindak cepat.

“Saya sudah dengar infonya semalam dan sudah mengunjungi Hulman Nababan di ICU RSU Tarutung,” kata Poltak, Jumat (9/11).

Dikatakan, Ketua Fraksi PDI itu telah sadar dan sempat diajak bicara serta mengatakan bahwasanya dia diserang terlebih dahulu oleh RPL. “Jadi posisinya diserang dan coba mempertahankan diri. Makanya banyak penikaman dan tusukan senjatam tajam di bagian tubuhnya,” katanya.

Untuk itu, Poltak meminta agar Polisi menuntaskan kasus ini agar tidak terjadi ajang balas dendam di daerah itu. “Penegakan hukum harus di atas segalanya, sehingga nanti tidak ada asumsi atau informasi yang salah di masyarakat dan bisa memicu ketidakkondusifan,” tambah politisi PDIP tersebut.

Diberitakan sebelumnya, anggota DPRD Kabupaten Tapanuli Utara (Taput) Hulman Nababan terkapar setelah ditikam empat kali oleh pria yang juga tetangganya di Jalan Sadar, Kelurahan Pasar Siborongborong.

Peristiwa itu terjadi, Rabu (7/11) sekira pukul 21.10 WIB. Saat itu Hulman dan Rommel Parulian Lumbantoruan (43), tetangganya, diduga bertemu di pinggir jalan dekat kediaman korban. Tak lama kemudian terjadi perkelahian sehingga menyebabkan adanya penikaman.

Kapolres Tapanuli Utara AKBP Horas Marisi Silaen dalam keterangannya mengatakan bahwa pihaknya mengetahui adanya kejadian setelah seorang anak laki-laki yang datang ke Polsek Siborongborong dan melaporkan adanya perkelahian di Jalan Sadar Kelurahan Pasar Siborongborong. Selanjutnya petugas Polsek Siborongborong yang melaksanakan melakukan pengecekan ke lokasi.

Sesampainya di lokasi kejadian, petugas Polsek Siborongborong menemukan barang-barang yang diduga ada kaitannya dengan kejadian dan kedua pria yang terlibat perkelahian. Selanjutnya polisi bersama warga membawa keduanya ke Puskesmas Siborongborong untuk perawatan dan visum.

“Jadi dugaan sementara, Rommel mengajak berkelahi dan dia yang mendatangi Hulman dan menusuk hingga kelihatan usus korban,” kata Kapolres ketika dikofirmasi, Kamis (8/11).

Masih kata Kapolres, perkelahian terjadi karena sebelumnya tersangka merasa diejek, tepatnya seminggu lalu saat mereka sama-sama minum tuak di lapo. “Jadi saat itu tersangka yang sedang minum tuak dipanggil istrinya sehingga korban mengejeknya,” jelasnya. (as/ma)

Bagikan: