Menu

2 Oknum Polisi Terlibat Penjualan Sabu

MetroAsahan.com, TANJUNGBALAI – Berdasarkan hasil pengembangan yang dilakukan pihak Polres Tanjungbalai terhadap tersangka penjual narkoba jenis sabu Syah Indra alias Bejo (38), Kamis (8/2) lalu, pihak Polres Tanjungbalai meringkus dua oknum polisi di jajarannya. Kedua oknum Polres Tanjungbalai yang ditangkap yakni Brigadir FAS yang berdinas di Polsek Datuk Bandar dan Aipda AS personel Sabhara Polres Tanjungbalai. Saat ini ketiga tersangka menginap satu sel di tahanan Polres Tanjungbalai.

Kapolres Tanjungbalai, AKBP Try Setyadi Artono, melalui Kasat Narkoba, AKP Adi Hartono didampingi Kasubbag Humas, Senin (12/2) menegaskan bahwa, pihaknya tetap memperlakukan kedua oknum polisi itu sama dengan warga sipil lainnya yang tersandung kasus narkoba.

“Brigadir FAS dan Aipda AS kita tahan. Keduanya ditahan dalam sel yang sama dengan tersangka SI alias Bejo,” kata AKP Adi Hartono.

Tindakan itu, menurut Adi Hartono, dilakukan sesuai dengan arahan Kapolres Tanjungbalai, AKBP Try Setyadi Artono.

“Kita melakukan tindakan tegas terhadap anggota kita yang terindikasi terlibat narkoba dan itu merupakan komitmen saya sebagai Kapolres,” sebut AKP Adi Hartono, mengulang pernyataan Kapolres. Itu adalah bentuk komitmen Polri dalam melaksanakan perintah pimpinan.

“Bersih-bersih ke dalam dan hajar keluar. Hal itu sudah berulang kali kita sampaikan kepada anggota,” pungkasnya.

Adi mengatakan, Brigadir FAS ditangkap berdasarkan pengakuan Syah Indra alias Bejo saat diinterogasi. Selanjutnya menurut pengakuan FAS, pemilik sabu yang dijual Bejo adalah Aipda AS. Saat ditangkap, dari kedua oknum polisi itu tidak diperoleh barang bukti sabu. Petugas hanya mengamankan satu unit HP dari tangan Brigadir FAS. (syaf)

Loading...