Menu

Bubur Pedas Makanan Favorit Saat Buka Puasa

Penjual takjil ramadan sedang melayani para pembeli. Bubur pedas yang merupakan makanan khas masyarakat Melayu paling banyak dicari pembeli.

MetroAsahan.com, Tanjungbalai – Bubur pedas menjadi menu favorit pengunjung pasar Ramadan di Kota Tanjungbalai.

Pantauan wartawan, mulai pukul 15.00 WIB, panganan seperti lauk pauk, anyang, kue-kue dan minuman tradisional hingga moderen, ditata apik oleh pedagang pasar Ramadan di sepanjang Jalan Jenderal Sudirman dan S Parman.

Keramaian usaha kuliner di lokasi pasar Ramadan itu juga mengundang minat konsumen dari Bagan Asahan, Simpang Empang, Air Batu dan Sungai Kepayang, Kabupaten Asahan.

“Kalau saya tiap hari beli bubur pedas, selain enak harganya juga terjangkau,” ujar Ramli, penduduk Simpang Empat, Asahan.

Menurut pria itu, jika sehari tidak menikmati bubur pedas makanan khas Melayu itu, berbuka puasa menjadi kurang nikmat atau serasa ada yang kurang.

“Bubur pedas tidak dijual setiap saat, adanya hanya bulan puasa (ramadan). Jadi, kalau buka puasa tidak makan bubur pedas serasa kurang pas,” katanya.

Seorang pedagang, Rahimah menjelaskan, untuk satu porsi bubur pedas setara 1 mangkok dibandrol dengan harga Rp10 ribu.

Numun, jika ada konsumen yang hanya sanggup membeli Rp5.000, dia tidak menolak. Hanya takarannya dikurangi menjadi lebih sedikit.

“Tiap hari bisa terjual dua hingga tiga dandang. Kalau ditakar, sekitar 150 ke 170 mangkok lah”, katanya. “Keuntungannya sekitar lima ratus ribu rupiah,” ujar ibu paruh baya itu. (syaf/ma)

Loading...