Pelabuhan Teluk Nibung Terus Berbenah

Bagikan:
Pelabuhan Teluk Nibung

MetroAsahan.com, TANJUNGBALAI –  Dalam upaya meningkatkan penataan kota dan perekonomian masyarakat, Pemko Tanjungbalai fokus dalam penyelesaian Jalan Lingkar Utara yang merupakan jalur alternatif utama untuk digunakan sebagai jalur transportasi menuju Pelabuhan Teluk Nibung,

Baru-baru ini PT Pelabuhan Indonesia I (Persero) atau Pelindo I menggelar acara “Port Community and Sharing Session dengan tema mewujudkan Pelabuhan Teluk Nibung sebagai pelabuhan ekspor impor dan pelabuhan penumpang modern dan kompetitif, di Tresya Hotel, Tanjungbalai.

Pada kesempatan itu Walikota Tanjungbalai H M Syahrial SH MH dalam sambutannya mengatakan bahwa salah satu tahapan dikerjakan Pemko Tanjung Balai pada TA 2018 ini adalah pengaspalan dengan konstruksi hotmix di tiga titik.

Mulai dari Kelurahan Sungai Raja hingga Kapias Pulau Buaya dengan anggaran Rp14 miliar lebih yang bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK).

Pembangunan infrastruktur Jalan Lingkar Utara sudah dimulai sejak 2016 dan terus dilanjutkan hingga 2018.

“Kita berharap penyelesaian Jalan Lingkar Utara bisa segera tuntas, termasuk penyelesaian Jembatan Silo III yang saat ini dalam pengerjaan,” katanya.

Disebutkan walikota, pengerjaan sarana pendukung menuju Pelabuhan Teluk Nibung juga telah diselesaikan dengan perbaikan Jalan Yos Sudarso, di Kelurahan Perjuangan, Kecamatan Teluk Nibung, sepanjang 700 meter dengan metode rigid beton oleh Balai Besar Jalan Nasional.

“Ini merupakan prioritas Pemko dalam mendukung infrastruktur menuju Pelabuhan Teluk Nibung,” ungkapnya.

Pemko disebut walikota akan terus berkoordinasi dan bersinergi dengan PT Pelindo I Tanjung Balai dalam penyelesaian sarana dan prasarana pendukung Pelabuhan Penumpang Teluk Nibung.

Pemko juga telah bekerjasama dengan USU, dalam membuat kajian terkait Pelabuhan Teluk Nibung.Diharapkan. Kajian itu dapat menjadi pertimbangan pemerintah pusat guna menaikkan kembali arus ekspor impor barang dari Pelabuhan Teluk Nibung, Tanjung Balai yang akhir-akhir ini tampak lesu.

Sedangkan sambutan GM PT Pelindo I Tanjung Balai Aulia Rahman mengatakan, penataan terminal penumpang internasional Pelabuhan Teluk Nibung diharapkan bisa memberikan kenyamanan dan kemudahan bagi penumpang sehingga arus penumpang semakin meningkat.

Selain itu dapat meningkatkan gairah perekonomian masyarakat Kota Tanjungbalai.

“Arus penumpang pergi dan pulang melalui Pelabuhan Tanjung Balai Asahan dengan tujuan Port Klang dan Port Hutan Melintang, Perak hingga Oktober 2018 mencapai 52.028 orang,” terang Aulia.

“Penataan terminal penumpang untuk kenyamanan saat ini progress pembangunannya sudah selesai dan sedang dalam proses pembuatan interior,” ujar Aulia.

Sementara itu neberapa orang perwakilan PT Pelayaran Tanjungbalai di antaranya bagian ekspedisi PT Dewata Mulia Raya Dirman mengatakan, sangat menyambut baik telah dibangunanya terminal penumpang pelabuhan Teluk Nibung.

Ini akan menjadi pelabuhan Internasional yang tentu banyak peminat dari manca negara untuk singgah ke Tanjungbalai terutama bagi investor yang berkeinginan menanamkan modal untuk berinvestasi.

Sebelumnya Pemerintah Kota Tanjungbalai telah mengundang pengusaha dari Korea untuk membangun gardu listrik terbesar di Tanjungbalai Asahan.

Pengadaan mesin listrik dapat menerangi seluruh Kota dan kawasan lainya.

“Untuk itu bila ada investor menanaa modal di Tanjungbalai tentu Pemerintah Kota menyiapan lahan. Saya yakin Walikota yang mendapat julukan walikota termuda ini mampu menampung para investor tersebut,” kata Dirman. (ilu/ma)

Bagikan: