Aula Kantor DPRD Tanjungbalai Terbakar

Bagikan:

MetroAsahan.com, TANJUNGBALAI – Aula Kantor DPRD Tanjungbalai Terbakar pada Selasa(11/12) kemarin. Saat kebakaran terjadi, sejumlah anggota DPRD sedang menerima pengunjukrasa dari Gabungan Penyampai Aspirasi Indonesia (Gapai).

Kedatangan massa tersebut diterima oleh anggota DPRD M Nur Harahap didampingi anggota DPRD lainnya.

Dalam aspirasinya, massa meminta agar keberadaan Rumah Sakit Tipe C yang sudah cukup lama terbengkalai dan menimbulkan permasalah dapat segera dituntaskan. Bahkan direncanakan pemerintah pusat berkeinginan mengucurkan dana sebesar Rp146 miliar untuk perencana pembangunan ditambah dengan dana Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) sebesar Rp11 miliar. Mendengar aspirasi massa tersebut, anggota DPRD M Nur Harahap mengatakan bahwa tuntutan masyarakat tersebut akan ditampung oleh DPRD untuk seterusnya disampaikan kepada pemerintah.

Namun, saat dialog antara massa dengan anggota DPRD, tiba-tiba terdengar suara dentuman keras dari bagian atas asbes. Tidak beberapa lama kemudian, muncul asap dan sebahagian kabel terbakar.

Melihat itu, para pengunjuk rasa dan anggota DPRD serta para pegawai langsung panik dan keluar dari gedung. Setelah ditelusuri asal api tersebut, terlihat adanya kabel yang korslet dan kemudian diperbaiki oleh teknisi.

Sementara itu, sejumlah pegawai mengevakuasi sejumlah inventaris berupa berkas-berkas dan sejumlah barang lainnya.

Pihak pemadam kebakaran pun kemudian tiba di lokasi, sedangkan pihak kepolisian mengambil sampel untuk dijadikan barang bukti sebagai laporan polisi.

Sementara itu, tidak beberapa lama kemudian, massa membubarkan diri dan meningggalkan komplek DPRD. (ilu/ma)

Bagikan: