12 Tersangka Spesialis 3C Dibekuk, 1 Ditembak

Bagikan:
Sejumlah pelaku tindak kejahatan saat pengungkapan kasus di Mapolres Tanjungbalai. (Deva Amri Lubis / Metro Asahan).

MetroAsahan.com, TANJUNGBALAI– Tim Gurita Polres Tanjungbalai mengamankan 12 tersangka spesialis 3C (Curat, Curas dan Curanmor). Hanya saja satu dari 12 tersangka terpaksa ditembak karena berusaha kabur dari sergapan petugas.

“Ke-12 tersangka ini merupakan spesialis 3C dari delapan kasus. Dua kasus pencurian dengan pemberatan (curat), satu kasus pencurian dengan kekerasan (curas), dan empat kasus pencurian sepedamotor (curanmor). Sedangkan satu lagi penadahan yang jumlah seluruh tersangkanyasebanyak 12 orang,” kata Kapolres Tanjungbalai AKBP Irfan Rifai kepada wartawan dalam konfrensi pers yang digelar di halaman Mapolsek Tanjungbalai, Kamis (7/2).

Menurut Kapolres, Tim Gurita dibentuk khusus untuk mengungkap kasus 3C. Sepanjang ini, tim telah bekerja dan berhasil mengungkap delapan kasus kejahatan dengan jumlah tersangka sebanyak 12 orang.
Dari 12 tersangka, dua orang sedang menjalani penahanan di Lapas Labuhan Ruku Batubara karena terlibat kasus curanmor di wilayah hukum Polres Asahan. Yakni atas nama Bambang Hirmansyah dan Eko Rinaldy. Sementara satu pelaku curanmor atas nama Ahmad Bukhori terpaksa dilakukan tindakan tegas dan terukur pada saat penangkapan karena berusaha melawan petugas.

“Sementara satu tersangka lainnya atas nama Khairudin alias Ucok Hanyut, pelaku curanmor ini saat ditangkap ditemukan tengah menguasai atau memiliki Narkoba jenis sabu sebanyak 7,41 gram,” beber Kapolres.

Dalam pemaparan sejumlah kasus tindak kejahatan tersebut tampak hadir Walikota Tanjung Balai M Syahrial dan sejumlah tokoh masyarakat lainnya.
Walikota Syahrial usai pemaparan terhadap sejumlah kasus kekerasan itu mengatakan Pemko Tanjungbalai akan terus mendukung dan mengapresiasi kinerja Polres dalam rangka meminimalisir tingkat kejahatan di Kota Madya Tanjungbalai.

Ia meminta kepada aparat kepolisian agar tidak segan-segan memberikan tindakan yang terukur kepada pelaku kejahatan.

“Pemko Tanjungbalai sangat mengapresiasi pengungkapan sejumlah kasus kejahatan dan narkoba di wilayah hukum Tanjungbalai dalam rangka menciptakan situasi kondusif di kota ini,” ujarnya. (kis-01/Per)

 

Bagikan: