Bocah 15 Tahun Hanyut Diduga Tidak Tahu Berenang

Bagikan:
Petugas sedang berusaha melakukan pencarian korban di Sungai Bandar Jopang. (Muhammad Gani /Metro Asahan)

MetroAsahan.com, TANJUNGBALAI – ADE Harianto (15) warga Jalan Kampung Jawa, Kelurahan Sirantau, Kecamatan Datuk Bandar, Kota Tanjungbalai hanyut di Sungai Bandar Jopang. Hingga Minggu (10/2) bocah laki-laki ini belum juga ditemukan.

Informasi dihimpun, Sabtu (9/3) sekira pukul 16.00 WIB, korban mandi bersama teman-temannya. Namun, di tengah ke asyikan itu, korban diduga terbawa arus sungai hingga hanyut.

“Sabtu sore korban masih mandi-mandi bersama temannya,” kata Korlap Basarnas Tanjungbalai Irfanta Sembiring.

Korban diduga hanyut sekira pukul 17.30 WIB. Korban diduga tak bisa berenang, sehingga ketika menceburkan diri, korban langsung tenggelam dan kawan korban berusaha menolong, tetapi tidak berhasil.

Tim kemudian menyusur sepanjang aliran sungai dengan menggunakan perahu karet. Namun hingga tengah malam, upaya pencarian masih belum membuahkan hasil. Pencarian lalu dilanjutkan keesokan harinya.

Sementara Santi (28), kakak korban mengatakan, dia tidak mengetahui persis kejadian tersebut. Dia hanya mendengar kabar dari rekan korban.

“Kejadian pastinya saya tidak tahu. Tapi menurut kawan-kawan adek saya, mereka sebelumnya mandi-mandi. Adik saya kemungkinan dibawa arus sungai dan hanyut,” kata Santi.

Pantauan wartawan petugas dari Basarnas, BPBD, Tim gerak cepat Himpipsos, instansi dari kepolisian, dan relawan dari masyarakat juga turut membantu pencarian. Namun, hingga pagi dini hari, korban belum juga ditemukan.

Selain penyisiran, petugas juga menggunakan teknik membuat turbulensi air, dengan harapan korban yang diduga berada di dasar Sungai Bandar Jopang segera ditemukan. Hingga berita ini diturunkan, tim masih melakukan pencarian. (ck-04/ma)

 

Bagikan: