Batik Kito Mejeng di PRSU 2019

Bagikan:
Hj Sri Silvisa Novita Ketua TP PKK Tanjungbalai saat memegang Batik Kito yang ditampilkan di PRSU 2019. (Deva Amri Lubis / Metro Asahan)

MetroAsahan.com, TANJUNGBALAI – Batik Kito khas kota Tanjungbalai, ikut menampilkan diri (mejeng) dalam event Pekan Raya Sumatera Utara (PRSU) tahun 2019, di Paviliun Pemko Tanjungbalai yang bermotto “Balayar Satujuan Batambat Satangkahan”.

Selain itu diisi juga berbagai produk unggulan UMKM (Usaha Mikro Kecil Menengah) masyarakat Kota Tanjungbalai di bawah binaan Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) dan Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kota Tanjungbalai.

“Salah satu Produk yang menjadi unggulan dalam Event PRSU kali ini yakni ‘Batik Kito’ produksi Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) yang merupakan binaan Dekranasda Tanjungbalai,” kata Ketua TP PKK Hj Sri Silvisa Novita Muhammad Syahrial, Sabtu (9/3).

Dalam kesempatan itu ‘Batik Kito’ Kota Tanjungbalai merupakan produk unggulan dan banyak diminati pengunjung Pekan Raya Sumatera Utara (PRSU) ke-48 tahun 2019 di Medan.

Batik yang bermotif kerang-kerangan yang menjadi ciri khas “Kota Kerang” Tanjungbalai, turut dipamerkan berbagai Produk unggulan lainnya seperti Kerajinan Hantaran, Balai, Tepak, Kotak Tisu, Bingkai Cermin dan lainnya berbahan baku “buah” laut dan Batok Kelapa.

Pelaminan beserta seperangkat nasi hadap-hadapan (nasi bunga) acara pernikahan dalam adat budaya Melayu juga menjadi andalan yang ditampilkan di paviliun Pemko Tanjungbalai.

Menurut Hj Sri Silvisa Novita, karena memiliki ciri khas tersendiri dengan motif kerang, Batik Kito diyakini mampu bersaing di pasar daerah maupun nasional hinga di pasar internasional.

“Dengan motif khas kerang-kerangan yang menjadi ikon daerah, kita yakin Batik Kito Tanjungbalai mampu bersaing di pasar nasional hingga mancanegara, guna mempersiapkan hal itu, kita terus berbenah dan mempersiapkan segala sesuatunya mulai dari pemilihan bahan baku, pemilihan motif yang mengikuti perkembangan zaman dan kualitas pengerjaan yang didukung SDM yang mumpuni serta mengikuti berbagai Kegiatan Pameran baik di Provinsi maupun Nasional. Sehingga harapannya ke depan “Batik Kito” dapat diterima di masyarakat Sumut, Indonesia dan Internasional,” terangnya.

Wali Kota Tanjungbalai HM Syahrial menyatakan Pemko Tanjungbalai tentunya akan terus mendukung upaya Pengembangan berbagai Produk IKM melalui pembinaan yang dilakukan oleh Dekranasda dalam mengembangkan dan mempromosikan berbagai produk IKM tersebut.

“Dukungan tersebut berupa pemberian pinjaman modal usaha dan menampilkan produk unggulan dalam setiap kesempatan. Salah satunya, PRSU yang sedang kita ikuti ini,” ujar Syahrial. (CR-02/ma)

Bagikan: