Suami Istri Berbisnis Ekstasi Diamankan BNN

Bagikan:
Kedua tersangka bersama Kepala BNN Tanjungbalai AKBP H Eddy Mashuri (kemeja biru muda).

MetroAsahan.com, TANJUNGBALAI – Pasangan suami istri berinisial AM ( 20) dan FA (21) diamankan petugas Badan Narkotika Nasional (BNN) Tanjungbalai di Jalan Gaharu, Kelurahan Sirantau, Kecamatan Datuk Bandar, minggu lalu.

Pasutri yang berdomisili di komplek perumahan PNS Blok G Nomor 14 Kelurahan Sungai Raja, Kecamatan Sungai Tualang Raso itu ditangkap karena terbukti memiliki sebanyak 63 butir narkotika jenis pil ekstasi merk kenzo warna orange. Hingga kini pasutri dan barang bukti tersebut masih diamankan di ruang tahanan BNN Tanjungbalai.

Kepala BNN Tanjungbalai AKBP H Edy Mashuri Nasution dalam jumpa pers di kantornya, Kamis (6/9) menjelaskan, saat penangkapan awal dilakukan terhadap pasutri AM dan FA ditemukan barang bukti jenis ekstasi sebanyak 8 butir.

Kemudian petugas BNN terus melakukan pengembangan dan penggeledahan di rumah mereka serta menemukan jenis narkotika serupa sebanyak 55 butir lagi.

“Barang bukti lain yang disita dari pasutri itu 1 unit sepedamotor merk N Max warna merah menggunakan plat palsu BK 134 N dan Nomor Polisi sebenarnya BK 6636 QAH, 1 lembar STNK, 1 buah kartu ATM, handphone dan uang sebesar Rp200 ribu. Tersangka mengakui ekstasi itu diperoleh dari Mr X dengan alamat tidak jelas, tetapi setiap pemesanan Mr X sering mengantarkan narkotika itu ke rumah tersangka,” terangnya.

Pasutri ini mengedarkan narkotika jenis ekstasi tersebut sejak Agustus hingga awal September 2018. Pertama pengedaran sebanyak 60 butir, kedua 40 butir dan ketiga kalinya sebanyak 70 butir dengan harga jual bervariasi antara Rp180 ribu hingga Rp200 ribu per butir.

Tindakan tersangka pasutri itu diancam pasal 114 ayat h dan pasal 132 ayat 1 Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 Tentang Narkotika,” jelasnya. (ilu/ma)

Bagikan: