Tepergok, Pencuri Sembunyi di Plafon

Share this:
Rosumber Silaban

PENCURI Rosumber Silaban (54) bersama anggota keluarganya berhasil mengamankan dua pria yang sedang bersembunyi di plafon rumahnya di Jalan Oswald Siahaan, Kelurahan Simaremare, Sibolga Kota. Keduanya baru saja mencuri barang berharga miliknya dari dalam lemari pakaian. Para pelaku yang diketahui berinisial AS (18) warga Jalan Medan Amplas dan TM (17) warga Gatot Subroto, Tapteng, ini kemudian diserahkan kepada pihak yang berwajib.

Kapolres Sibolga AKBP Edwin Hariandja dalma keterangan persnya melalui Kasubbag Humas Iptu Ramadhansyah Sormin membenarkan telah menerima dua pelaku pencurian. Dalam keterangannya, Rosumber mengaku mengetahui rumahnya disantroni maling saat pulang dari pasar dan melihat seluruh barang dalam kamarnya berserakan.
“Perhiasan berupa cincin dan gelang serta uang Rp500.000 yang sebelumnya berada dalam lemari, telah berada di atas tempat tidur,” kata Sormin menjelaskan laporan korban, Rabu (19/6).

Awalnya, korban sempat menanyakan kondisi kamarnya tersebut kepada anaknya. Anak korban kemudian melapor, melihat dua pria yang menjadi pelaku sedang bersembunyi di plafon rumahnya. “Korban bertanya pada anaknya, apakah telah membongkar isi lemari. Saat itu anaknya mengaku melihat dua orang laki-laki bersembunyi diatas plafon rumah. Kemudian mereka mengamankannya serta melaporkan pada pihak yang berwajib,” ungkapnya.

Dari hasil pemeriksaan terhadap kedua pelaku, diketahui pencurian dilakukan karena AS butuh ongkos pulang ke Medan. Dia mencoba minta kepada TM, namun bukannya memberikan uang, TM malah mengajak AS mencuri. “TM mengatakan, tidak ada uangku. Dia pun menyarankan untuk membobol rumah. AS bertanya, di mana. TM menjawab, di Simaremare. AS sempat menjawab, apa nggak ada tempat lain. TM menjawab, ayolah ke sana kita dan aku sudah pernah mencuri di sana. AS kembali menjawab, kapan kita ke sana,” terang Sormin.

Sesuai dengan waktu yang ditentukan TM, keduanya kemudian berangkat naik betor ke lokasi yang ditargetkan sekira pukul 07.30 WIB. “Sebelumnya, saat berada di Kampung Kelapa, AS meminta berhenti untuk menemui temannya, menanyakan tentang pekerjaan. Setelah itu, keduanya melanjutkan perjalanan. Tiba di Jalan Oswald Siahaan, keduanya turun dari becak mesin dan berjalan kaki menuju rumah yang menjadi sasaran. Melihat situasi aman, TM masuk ke rumah melalui pintu kamar mandi dan mencari celah plafon dan diikuti AS. Kemudian TM masuk ke dapur dan ke kamar tidur lalu membongkar lemari pakaian,” ungkapnya.

Saat tengah asyik menggeledah seluruh lemari pakaian, tiba-tiba terdengar suara suara, seperti ada seseorang yang berjalan mendekati kamar. TM lalu berlari dan naik menuju plafon. “Keduanya diamankan oleh si pemilik rumah dan menyerahkannya ke Polres Sibolga,” pungkasnya.

 

Tak hanya itu, sesuai keterangan yang diperoleh, AS ternyata merupakan spesialis pembobol rumah. Dan tujuannya berada di Sibolga, hanya untuk bersembunyi. “AS ini sering melakukan pencurian di Medan dan keberadaan di Sibolga adalah melarikan diri setelah melakukan pencurian,” beber Sormin.
Sementara TM, sebelumnya juga pernah ketahuan mencuri di rumah Rosumber, namun saat itu diselesaikan secara kekeluargaan. “Ini yang kedua kalinya dia mencuri di rumah Rosumber. Kalau yang pertama, tidak sampai ke polisi, hanya diselesaikan secara kekeluargaan saja,” tandasnya.

Karena status keduanya masih di bawah umur, sehingga mereka tidak ditahan dan dijamini oleh keluarganya. Namun, keduanya diduga telah melanggar pasal 363 ayat 1 ke 4 dan 53 Jounto pasal 53, dari KUHPidana. Dengan ancaman hukuman di atas 5 tahun. (ts)

Share this: