Tekad Ganti Istri

Bagikan:
Ilustrasi

GARA-GARA penyakit subita (suka bini tetangga), Sujak (45) nama samaran, tega menyewa pembunuh untuk melenyapkan istrinya, Suyatmi (40) bukan nama sebenarnya. Sebab dia yakin, Ny Resti (37) juga nama samaran, yang jadi gendakannya, siap mewujudkan tekadnya: #2019 Ganti Istri. Tapi sial, meski istri sudah terbunuh, Sujak tetap gagal menikahi Resti.

J ika boleh pinjam istilah Amien Rais, dalam kehidupan sehari-hari sebetulnya banyak ditemukan suami setan.

Maksudnya, sudah ada istri dan anak, tapi mata masih jelalatan ingin menikmati wanita yang lain lagi. Boleh tetangga dekat, boleh tetangga jauh. Yang penting sononya mau, habis perkara. Padahal lelaki setan seperti ini tak urung hanya akan menimbulkan konflik horisontal pada lingkungannya.

Sujak warga Tengah Ilir, Kabupaten Tebo (Jambi), sebetulnya cukup bahagia dengan keluarganya. Tapi gara-gara ada bini tetangga lebih melek (cantik) dan memberi angin, mulailah dia mengidap penyakit “subita” yang lama-lama menginjak stadium ketiga.

Bini tetangga yang mengharu-biru perasaan Sujak itu adalah Ny Resti, yang rumahnya berjarak sekitar 500 meter dari kediamannya. Demi cinta yang menggebu-gebu, jarak sebegitu mah kecil. Karena ada yang ditunggu-tunggu di sana, hampir setiap minggu Sujak mengendap-ngendap mendatangi rumah Resti. Dia begitu berani karena suami Resti sering tugas ke luar kota.

Di situlah kemudian Sujak-Resti menuntaskan gairah asmaranya. Habis berbuat Sujak pun memberi uang barang Rp200.000 sampai Rp500.000. Ibarat mobil, Sujak memang cocok sekali dengan Resti buatan tahun 1981 itu.

Suspensinya masih bagus, ban sudah radial sehingga daya cengkeramnya luar biasa, bikin Sujak merem melek. “Kalau abang mau, boleh kok dibalik nama.” Begitu kata Resti.

Sujak sebetulnya memang ingin menikahi Resti. Tapi hambatan utama justru bukan suami wanita itu, melainkan istri sendiri. Boro-boro boleh menikah lagi, baru keluyuran malam saja sudah bikin marah Ny. Suyatmi istrinya. Berulang kali terjadi, asal pukul 22.00 tak ada di rumah, pintu langsung dikunci rapat-rapat. Meski suami minta dibuka, tak digubris juga. Walhasil semalaman Sujak digigiti nyamuk di emperan rumah.

Melihat kelakuan istri ditambah Resti memberi lampu hijau, Sujak jadi mantap dengan tagarnya: #2019 Ganti Istri. Tapi bagaimana caranya melenyapkan istrinya? Sujak pun pergi ke dukun, minta Suyatmi disantet. Tapi tak mempan juga.

Akhirnya dia minta tolong Topik-Kadir untuk membunuh istrinya. “Dia punya kalung dan gelang di almari, boleh itu kamu ambil sebagai upah,” kata Sujak yang sudah jadi suami setan.

Topik-Kadir memang pemburu babi hutan, sehingga punya senjata berburu laras panjang. Tengah malam pas Sujak tak di rumah, Ny. Suyatmi benar-benar dieksekusi. Mereka langsung kabur tak sempat mengambil perhiasan di almari, karena suara tembakan itu telah membangunkan tetangga.

Polisi bergerak menyelidiki kematian Suyatmi. Hanya dalam tempo beberapa hari, otak dan pelakunya berhasil dideteksi.

Sujak yang sudah bertekad #2019 Ganti Bini, pertama kali dicokok petugas, baru menyusul Topik dan Kadir. Semua mengakui perbuatannya. Sujak beralasan sakit hati tak diberi pintu, dan Topik-Kadir tergiur oleh emas perhiasan milik korban. Akibatnya, tahun 2019 ganti tempat tinggal alias masuk penjara. (jpnn)

Bagikan: